Bantul

LKBH Pandawa Tuding Polres Bantul Tak Cermat dalam Menetapkan Tersangka Kasus Dugaan Tipu Gelap

LKBH Pandawa menggugat Polres Bantul atas penetapan status tersangka pada kasus dugaan tipu gelap yang menjerat kontraktor bernama Sutoto.

LKBH Pandawa Tuding Polres Bantul Tak Cermat dalam Menetapkan Tersangka Kasus Dugaan Tipu Gelap
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sidang perdana praperadilan dengan agenda pembacaan gugatan pemohon, dalam hal ini LKBH Pandawa terhadap termohon, Polres Bantul, digelar diruang sidang utama Pengadilan Negeri Bantul, Senin (20/5/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Pandawa menggugat Polres Bantul atas penetapan status tersangka pada kasus dugaan tipu gelap yang menjerat kontraktor bernama Sutoto.

Sidang perdana gugatan pra-peradilan digelar diruang sidang utama Pengadilan Negeri Bantul, Senin (20/5/2019) sore.

Sidang dengan agenda pembacaan gugatan pemohon itu dipimpin oleh Hakim Ketua, Laily Fitria Titin A, SH, MH.

Di hadapan Majelis Hakim, Direktur LKBH Pandawa, Thomas Nur Ana Edi Dharma mengatakan dugaan kasus tipu gelap yang menetapkan kliennya, Sutoto sebagai tersangka adalah perkara perdata.

Peristiwanya sedang disidangkan secara perdata di Pengadilan Negeri Bantul dengan nomor 33/Pdt.G/2019/PN.Btl.

Sidang Penetapan Akta Kematian di Bantul, Ahli Waris Bawa Foto Kuburan

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Karena merupakan kasus perdata, menurut Thomas Polres Bantul seharusnya tidak secepatnya menetapkan Sutoto sebagai tersangka.

Namun harus menunggu sampai proses perdata selesai.

"Penetapan tersangka ini kami anggap tidak tepat. Dasar hukum yang kita gunakan adalah per-MA nomor 1 tahun 1956," ujar Thomas, Senin (20/5/2019).

Menurut dia, perkara perdata kasus tipu gelap ini sedang diperiksa di Pengadilan Negeri Bantul.

Saat ini gugatan praperadilan juga disidangkan di Pengadilan Negeri Bantul sehingga, kata dia, perkara tersebut seharusnya menjadi terang benderang.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved