Kecanduan PUBG, Ibu Muda Ingin Ceraikan Suaminya dan Ingin Hidup Bersama Partner Bermain Game Online

Saking kecanduan bermain game online PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) seorang istri dilaporkan ingin menceraikan suaminya.

Kecanduan PUBG, Ibu Muda Ingin Ceraikan Suaminya dan Ingin Hidup Bersama Partner Bermain Game Online
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi perceraian. 

1. China

Fox Sports Asia melaporkan setidaknya ada 20 game / gim online yang dilarang di China, di mana di antaranya ada PUBG, League of Legends, dan Fortnite: Battle Royale.

Pada awal bulan Desember 2018, Online Ethics Review Committee di bawah pemerintah Tiongkok menemukan adanya kekerasan mengenai peraturan sosial dan etnis.

Sejak itulah, PUBG menjadi permainan yang dilarang di Negeri Tirai Bambu.

• Penampakan Landing Pesawat Perdana Kalibrasi Jelang Operasi Bandara NYIA, Kemenhub Terbitkan SBU

2. India

PUBG dilarang untuk dimainkan di beberapa wilayah di India.

The Jakarta Post menuliskan jika menurut koran terbesar India, Navbharat Times, PUBG adalah 'endemik' yang mengubah anak-anak menjadi 'manorogi' atau psikopat.

Dalam penjelasannya di edisi editorial 20 Maret 2019, Navbharat Times menyebutkan jika, "Banyak anak kehilangan keseimbangan mental mereka."

Beberapa wilayah India yang melarang PUBG, misalnya Gujarat, bahkan mempersilakan orangtua maupun pengajar yang merasa anak mereka kecanduan PUBG pada polisi.

Halaman
1234
Editor: Rina Eviana
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved