Nasional

Sikapi YIA, Tenaga Kerja Lokal Harus Berkualitas

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan peluang kerja dari hadirnya bandara internasional di Kulon Progo harus dimanfaatkan para calon pekerja.

Sikapi YIA, Tenaga Kerja Lokal Harus Berkualitas
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Suasana di terminal keberangkatan penumpang Bandara YIA, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Panitia Kerja Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Jumat (17/5/2019).

Kunjungan tersebut berkaitan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan pengembangan pelatihannya.

Ketua Komisi IX DPR RI, Ermalena MHS mengatakan sektor ketenagakerjaan menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Adanya Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dan beberapa program lain di Kulon Progo memang diyakini akan menyerap banyak tenaga kerja.

Namun, di balik peluang besar ini juga perlu diperhatikan kesesuaian kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada.

"Ini menjadi tugas BLK untuk menjawab permasalahan tersebut mengingat kurangnya instruktur yang berperan penting dalam peningkatan kualitas SDM ini," kata Ermalena saat dialog di Ruang Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo.

Tiga Jenis Armada Bus DAMRI Tersedia di Bandara YIA Kulonprogo, Berikut Rute dan Daftar Tarifnya

Menurutnya, bangku perguruan tinggi mampu memberikan instruktur yang tepat.

Namun, tak semua anak terserap dalam perguruan tinggi.

Jadi, peran BLK yang sesungguhnya terletak bagaimana masyarakat, khususnya generasi muda di Kulon Progo tidak hanya menjadi penonton di tempatnya sendiri.

"Diharapkan anak-anak mampu mengisi tempat dengan posisi strategis dalam peluang kerja yang ada," imbuh Ermalena.

Konstruksi Jalur Kereta Bandara YIA Kulonprogo Dimulai Tahun Ini, Stasiun Kedundang Dibuat Baru

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan peluang kerja dari hadirnya bandara internasional di Kulon Progo harus dimanfaatkan para calon pekerja.

Bukan sekadar mengisi kekosongan peluang namun juga harus diimbangi dengan kualitas yang baik pula.

Dalam pandangannya, BLK saat ini bisa dikatakan menjadi tulang punggung dalam mencetak pekerja yang sesuai kebutuhan pasar.

Maka itu, Pemkab menginisiasi program reorientasi, revitalisasi, dan rebranding BLK dengan berfokus pada SDM.

"Di antarnaya melalui pembinaan kejuruan yang mudah dan terarah, peningkatan kualitas dan kuantitas kejuruan unggulan, pembinaan instruktur, serta peningkatan reputasi BLK," kata Hasto.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved