Jawa

Pengawas TPS di Magelang Ini Beri Nama Bayinya 'Siwaslu Ramadani'

Siwaslu artinya Sistem Pengawasan Pemilu, dan Ramadani, karena bayi lahir di bulan Ramadan.

Pengawas TPS di Magelang Ini Beri Nama Bayinya 'Siwaslu Ramadani'
istimewa
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M. Habib Shaleh, beserta segenap komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang menengok Bina Lutfia Sari, pengawas TPS di Magelang dengan bayinya yang bernama unik, Siwaslu Ramadani , Kamis (16/5/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang bayi yang baru lahir di Dusun Pagiren, Desa Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang dinamakan dengan nama yang unik, Siwaslu Ramadani.

Siwaslu artinya Sistem Pengawasan Pemilu, dan Ramadani, karena bayi lahir di bulan Ramadan.

Bina Lutfia Sari (31), ibu dari Siwaslu Ramadani ini memang terinspirasi dari Pemilu tahun 2019 kemarin.

Di ajang Pemilu kemarin, ia bertugas sebagai Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) 18 Dusun Pagiren, dan akrab dengan Sistem Pengawasan Pemilu, aplikasi dari Bawaslu untuk melaporkan hasil kegiatan pengawasan oleh pengawas Pemilu.

Bawaslu Kabupaten Magelang : 56 TPS Masuk Kategori Sangat Rawan

"Awalnya, teman-teman Pengawas TPS ini kan suka bercanda, bayinya dikasih nama Siwaslu saja. Saya dan suami pun kepikiran kalau nama ini lucu juga, unik, belum ada kan nama bayi Siswaslu, akhirnya kami putuskan namai putri kami Siwaslu Ramadani. Siwaslu itu artinya Sistem Pengawasan Pemilu. Ramadani karena putri kita ini lahir di bulan Ramadan," kata Bina, Kamis (16/5/2019).

Siwaslu Ramadani lahir dengan normal tanggal 6 Mei 2019 kemarin dengan berat 3,5 kilogram dan panjang 47 sentimeter.

Bayi lahir dengan selamat, meski sempat mengalami pendarahan.

Proses persalinan dilakukan bidan desa setempat.

Bina menuturkan, nama putrinya ini begitu berkesan.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved