Foto-foto Kericuhan Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman vs Arema FC

Kerusuhan suporter menodai partai pembuka Liga 1 2019 antara tuan rumah PSS Sleman kontra Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman

Foto-foto Kericuhan Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman vs Arema FC - foto-kericuhan-penonton-pss-sleman-vs-arema-liga-1-2019_4.jpg
TRIBUNjogja.com | Hasan Sakri
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengaku pihaknya saat ini masih menunggu laporan dari pihak Panitia Pertandingan (Panpel) sekaligus mengambil tindakan tegas atas kerusuhan di laga PSS Sleman vs Arema
Foto-foto Kericuhan Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman vs Arema FC - foto-kericuhan-penonton-pss-sleman-vs-arema-liga-1-2019_3.jpg
TRIBUNjogja.com | Hasan Sakri
Kapolda DIY dengan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria saat terjadi kericuhan antar suporter saat belangsung laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019).
Foto-foto Kericuhan Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman vs Arema FC - foto-kericuhan-penonton-pss-sleman-vs-arema-liga-1-2019_1.jpg
TRIBUNjogja.com | Hasan Sakri
RUSUH. Aparat keamanan bersiaga saat terjadi kericuhan antar suporter saat belangsung laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019).
Foto-foto Kericuhan Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman vs Arema FC - laga-pembuka-liga-1-2019-dinodai-kerusuhan-suporter-pssi-bakal-tindak-tegas.jpg
TRIBUNJOGJA.COM
Aparat keamanan bersiaga saat terjadi kericuhan antar suporter saat belangsung laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019).
Foto-foto Kericuhan Laga Pembuka Liga 1 2019 PSS Sleman vs Arema FC - berdarah-terkena-serpihan-keramik-pengakuan-korban-luka-saat-kericuhan-suporter-pss-vs-arema.jpg
MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM
Suasana kericuhan suporter saat laga PSS vs Arema

Kerusuhan suporter menodai partai pembuka Liga 1 2019 antara tuan rumah PSS Sleman kontra Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019) kemarin. PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia sangat menyayangkan hal yang mencoreng sepak bola negeri ini kembali terjadi dan berjanji bakal mengambil tindakan tegas.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengaku pihaknya saat ini masih menunggu laporan dari pihak Panitia Pertandingan (Panpel) sekaligus mengambil tindakan tegas atas kerusuhan di laga tersebut.

"Yang pasti sangat menyesalkan tapi kita tunggu laporan Panpel. Harus diusut secara tuntas bagaimana kejadian yang sebenarnya," kata Tisha, Rabu (16/5).

Kericuhan sebenarnya telah terjadi bahkan ketika laga belum dimulai tepatnya antara suporter PSS Sleman di tribun terbuka sisi selatan dan suporter Arema FC yang ditempatkan di tribun tertutup sisi barat.

Tak hanya melibatkan oknum pendukung PSS di tribun sisi terbuka sisi selatan, melainkan juga suporter tuan rumah yang ditempatkan di tribun terbuka sisi utara.

Saling lempar botol mineral, pecahan keramik, hingga saling lempar petasan pun tak terhindarkan.

Total hampir empat kali kericuhan pecah jelang kick off bermula.

Puncak bentrokan terjadi seusai Arema FC berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala Sylvano Comvalius sekira menit 29 hingga laga pun harus terhenti beberapa saat.

"Ada provokasi, ada lemparan masuk ke lapangan sehingga wasit sempat menghentikan sementara pertandingan," kata Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019. ( Tribunjogja.com )

Buntut Kerusuhan Laga PSS vs Arema FC, CEO PSS Sleman Buka Suara Terkait Ancaman Sanksi Komdis

Pemain PSS Sleman U-16 Turut Jadi Korban Kerusuhan Suporter di Laga PSS Sleman vs Arema FC

 

Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved