Bisnis

Bisnis Jasa Pengiriman Naik 30 Persen

Layanan jasa pengiriman barang dan logistik mengalami kenaikan permintaan memasuki bulan puasa 2019.

Bisnis Jasa Pengiriman Naik 30 Persen
Tribun Jogja/Yudha Kristiawan
Ilustrasi: Jajaran Asperindo DPW DIY saat melakukan visit media ke kantor Tribun Jogja, 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Layanan jasa pengiriman barang dan logistik mengalami kenaikan permintaan memasuki bulan puasa 2019.

Signifikansi pengiriman sudah mulai dirasakan sejak pekan pertama memasuki bulan Ramadan.

Bisanya fenomena tersebut berlangsung musiman dan terjadi setiap tahun.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, POS dan Logistik Indonesia (Asperindo) DIY, Imam Soebekti mengatakan, dibanding permintaan layanan pada hari biasa, memasuki bulan puasa kecenderungan masyarakat dalam mengakses layanan pengiriman meningkat cukup baik.

Persiapan Pengiriman J&T Express di Bulan Ramadan

"Untuk tren pengiriman yang terjadi via udara naik sekitar 30-40%," kata Imam, kepada Tribun Jogja, Kamis (16/5/2019).

Namun demikian Imam mengutarakan kenaikan tersebut masih turun dibandingkan dengan persentase pengiriman pada tahun lalu.

Menurutnya salah satu penyebab adalah maraknya pembangunan infrastruktur jalan tol yang semakin memudahkan dalam menghubungkan antar daerah, sehingga banyak masyarakat yang beralih melakukan pengiriman via jalur darat.

Disamping itu, kenaikan tarif surat muatan udara (SMU) yang diberlakukan awal tahun lalu juga ikut menjadi faktor penyebab lainnya.

Asperindo Maksimalkan Layanan Digital

"Tidak bisa dipungkiri akses jalan tol sekarang sudah semakin banyak, jadi lebih banyak pengiriman via darat karena untuk penghematan dan penetapan harga bisa bersaing juga akibat SMU yang tinggi," jelasnya.

Imam menjelaskan, dari jenis pengiriman juga terdapat penurunan yang cukup banyak dari jasa titipan parsel.

Hal ini disebabkan karena masyarakat cenderung memilih pembelian jadi dan melakukan pembelian di daerah masing-masing.

Sementara, makanan dan perlengkapan serta pernak-pernik seputar hari raya menjadi jenis barang yang paling banyak dikirim selama bulan puasa ini.

"Saya kurang tahu persis persentasenya berapa, tapi cukup mendominasi selama bulan puasa ini," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved