Agar Tak Pikun, WHO Rekomendasikan Hindari Suplemen Vitamin

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis pedoman kesehatan untuk mengurangi risiko dimensia. Selain hidup sehat, juga hindari suplemen vitamin

Agar Tak Pikun, WHO Rekomendasikan Hindari Suplemen Vitamin
HO/DailyCaring
Ilustrasi demensia atau menderita kepikunan 

TRIBUNJOGJA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis pedoman kesehatan untuk mengurangi risiko dimensia pada Selasa (14/5/2018) lalu.

Berdasarkan pedoman itu, kita harus menerapkan pola makan sehat, sering berolahrga, dan tak mengonsumsi suplemen vitamin demi menghindar dari risiko kepikunan.

Tercatat, dimensia telah mempengaruhi 50 juta orang di dunia, dan hampir 10 juta kasus dimensia muncul setiap tahun.

Pedoman baru tersebut dirilis dalam upaya mencegah peningkatan kasus dimensia.

Pedoman ini juga bertujuan membantu penyedia layanan kesehatan serta pembuat undang undang memberikan perawatan dan kebijakan yang lebih baik.

"Dalam 30 tahun ke depan, jumlah penderita dimensia diperkirakan akan berlipat tiga," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Menurut Ghebreyesus, semua orang perlu melakukan segala hal untuk mengurangi risiko dimensia.

"Bukti ilmiah yang dikumpulkan untuk pedoman ini mengonfirmasi apa yang telah kita duga selama beberapa waktu, bahwa apa yang baik untuk jantung kita, juga baik untuk otak kita," tambahnya.

Aktivitas fisik, tidak merokok atau minum terlalu banyak, makan diet seimbang, terutama diet mediterania, dan mengelola tekanan darah, serta berat badan, adalah cara untuk mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif.

Hindari Suplemen Vitamin

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved