Kesehatan

5 Gaya Hidup Pemicu Kanker

Para peneliti menemukan beberapa wanita yang harus bekerja di malam hari berisiko 20 persen lebih besar terkena kanker.

5 Gaya Hidup Pemicu Kanker
simplybioenergy.com
ilustrasi 

Merokok saat ini tengah menjadi isu hangat, tak hanya kesehatan tapi juga lingkungan, dengan adanya peraturan larangan untuk merokok di tempat umum, Dr Khiddir menyetujui aturan itu.

“Semua orang tahu dampak buruk dari merokok yaitu berkaitan dengan kanker."

"Tapi tetap saja, orang-orang tetap memilih merokok, lebih parah mereka menyebar polutan karsinogenik dari asap rokok ke lingkungan sekitarnya.”

Dr Khiddir lebih jauh menggambarkan keterkaitan antara merokok dengan kanker sangat nyata.

Sudah terbukti rokok adalah penyebab utama kanker paru-paru dan sedikitnya 14 tipe kanker lainnya.

Tak hanya untuk dirinya sendiri, merokok juga berbahaya bagi orang-orang sekitarnya.

Perokok sekunder memiliki risiko terpapar bahan kimia berbahaya yang sama jika menghirup asapnya dan dapat berpengaruh pada kondisi: meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, depresi, kanker paru-paru, selain itu juga otak, bladder, usus, payudara.

Jika dengan ini Anda masih menganggap sepele, itu belum selesai. Ada lagi pihak tersier yang juga bisa terkena dampak buruk dari perokok.

“Perokok ketiga sangat efektif untuk 'menghancurkan' terutama pada anak kecil."

"Bahkan sebenarnya sudah banyak kasus orang-orang kehilangan bayinya secara mendadak karena Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) yang disebabkan karena ia menjadi perokok tersier."

5 Buah yang Berkhasiat Cegah Kanker

Halaman
1234
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved