Tokoh Lintas Agama Yogyakarta Kyai Abdul Muhaimin Ajak Menolak People Power

Mari kita jaga kondusifitas, kita tidak perlu mengikuti ajakan-ajakan yang inkonstitusional, apalagi mengatasnamakan people power.

Editor: ribut raharjo
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Berbicara tentang bulan Ramadan dan jelang disampaikannya hasil Pemilu serentak pada 22 Mei mendatang, Tokoh Lintas Agama Yogyakarta Kyai Abdul Muhaimin memiliki pandangan khusus.

Menurutnya, ada momentum peristiwa yang sangat mulia yaitu Nuzulul Quran pada 17 Ramadan.

Selain itu, peristiwa di tanggal 17 Ramadan 73 tahun yang lalu bertepatan dengan momentum diproklamirkannya negara kesatuan Republik Indonesia, yang sudah semestinya kita harus jaga keutuhannya, baik dari konflik internal maupun rongrongan dari luar.

Lebih-lebih pada 17 Ramadan mendatang, bertepatan dengan pengumuman hasil Pemilu serentak oleh KPU RI.

"Mari kita jaga kondusifitas, kita tidak perlu mengikuti ajakan-ajakan yang inkonstitusional, apalagi mengatasnamakan people power yang justru akan merusak bangsa dan merobek-robek keutuhan persaudaraan kita," pesannya kepada seluruh lapisan masyarakat di kediamannya, Rabu (15/5/2019).

Selain memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, Pendiri Forum Persatuan Umat Beragama (FPUB) dan juga pimpinan Pondok Pesantren Putri Nurul Ummahat Kotagede tersebut juga mengajak semua lapisan masyarakat Muslim selain agar tekun dalam beribadah sekaligus berdoa semoga rakyat Indonesia senantiasa mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan khususnya warga Yogyakarta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved