Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Merenggut Nyawa Penyanyi Doris Day

Kondisi Doris sangat sehat untuk wanita seumurannya. Namun, penyakit pneumonia adalah penyebab kematian Doris Day.

Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Merenggut Nyawa Penyanyi Doris Day
getty via tmz.com
Doris Day 

Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Merenggut Nyawa Penyanyi Doris Day

TRIBUNJOGJA.COM - Penyanyi dan aktris, Doris Day yang berjaya di tahun 1950-an hingga 1960-an, meninggal dunia di usia 97 tahun.

Menurut Associated Press, The Doris Day Animal Foundation mengonfirmasi bahwa Doris meninggal pada Senin (13/5/2019) di kediamannya di Carmel Valley, California.

Pihak yayasan mengatakan jika kondisi Doris sangat sehat untuk wanita seumurannya.

Namun, mereka menjelaskan jika penyakit pneumonia adalah penyebab kematian Doris Day.

Tribunjogja.com mengutip dari laman Health, Selasa (14/5/2019), pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan karena bakteri, virus, atau jamur.

Pneumonia akan Menjadi Pembunuh Massal bagi Penduduk Bumi pada 2030

Penyakit Diare dan Pneumonia Banyak Menyerang Anak-anak di Indonesia

Penyakit termasuk bahaya, terutama untuk orang tua yang berusia 65 tahun atau lebih, anak-anak di bawah lima tahun, dan orang dengan kondisi medis tertentu.

Seperti flu, penyakit ini menyebar melalui batuk, bersin, atau sentuhan pada permukaan yang kotor, atau transfer kuman berbahaya ke tubuh.

Ketika virus, bakteri, atau jamur penyebab pneumonia memasuki paru-paru, kantung udara yang disebut alveoli terisi cairan.

Peradangan tersebut kemudian menyebabkan gejala pneumonia, yaitu batuk, demam, dan kesulitan bernapas.

Untuk beberapa kasus, pneumonia membaik dengan pengobatan beberapa minggu, namun tidak semua seperti itu.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, setiap tahunnya sekitar satu juta orang Amerika dirawat di rumah sakit karena pneumonia dan setidaknya sudah 50 ribu meninggal dunia karena penyakit ini.

Doris Day mendapat banyak perhatian karena perannya di beberapa film, misalnya "Pillow Talk" dan "That Touch of Mink."

Dia juga terkenal berkat beberapa lagu, sebut saja "Whatever Will Be, Will Be (Que Sera, Sera)" dari Alfred Hitchcock di film "The Man Who Knew Too Much."

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved