Ramadan

Melihat Geliat Pasar Sore Kauman, Tempat Berburu Kuliner Penganan Legendaris di Yogyakarta

Melihat Geliat Pasar Sore Kauman, Tempat Berburu Kuliner Penganan Legendaris di Yogyakarta

Melihat Geliat Pasar Sore Kauman, Tempat Berburu Kuliner Penganan Legendaris di Yogyakarta
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Pasar Sore Kauman adalah surga jajanan tradisional. Bahkan sejumlah jajanan langka bisa ditemukan di sini 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ada cukup banyak tempat-tempat yang bisa dikunjungi di Yogyakarta, sembari menunggu waktu berbuka. Pasar Sore Kauman pun bisa jadi rekomendasi.

Seperti layaknya pasar Ramadan lain, Pasar Sore Kauman hanya beraktivitas selama bulan puasa. Namun pasar yang berada di sepanjang gang pemukiman warga ini memiliki keistimewaan tersendiri.

Iban Badawi, Penanggung Jawab Pasar Sore Kauman menuturkan bahwa pasar tersebut tergolong tua. Sudah puluhan tahun beraktivitas setiap Ramadan tiba.

"Kira-kira sudah 20 tahun lebih Pasar Sore Kauman ini eksis," kata Iban yang juga Ketua RW di sana.

Awalnya, Iban mengatakan hanya ada tiga warga yang menjual makanan dan jajanan pasar untuk berbuka puasa. Seiring berjalannya waktu, warga lainnya pun ikut menjajakan makanan di sana. Hingga akhirnya muncul di sepanjang gang tersebut.

Pasar Lebaran Sleman untuk Masyarakat

Lokasinya pun tidak berubah sampai hari ini. Persisnya berada di Gang Pasar Tiban, Kampung Kauman, Kecamatan Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Pasar ini tidak jauh dari destinasi populer Titik Nol dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Pasar Sore Kauman juga menyajikan makanan yang cenderung lebih bervariasi, mulai dari sekadar jajanan pasar tradisional dan modern, hingga lauk-pauk untuk makan berat. Namun ada satu jenis penganan legendaris yang hanya bisa ditemukan di pasar tersebut.

"Namanya Kicak, adanya ya cuma pas bulan puasa seperti ini," kata Iban.

Kicak
Kicak (Tribun Jogja/Alexander Ermando)

Kicak adalah jajanan tradisional yang terbuat dari singkong parut atau ketan, kemudian diberi kelapa parut, daun pandan, hingga potongan nangka.

Teksturnya lentur dan berwarna putih. Rasanya pun legit. Belum lagi aroma nangka yang khas keluar dari Kicak. Keberadaan Kicak di Pasar Sore Kauman bahkan lebih tua dari pasar itu sendiri.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved