Pendidikan

Sebanyak 303 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Ikuti Wisuda Purna Siswa TA 2018/2019

Sebanyak 303 wisudawan tersebut terdiri dari 176 siswa lulusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 127 siswa lulusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Sebanyak 303 Siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Ikuti Wisuda Purna Siswa TA 2018/2019
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Sejumlah siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta saat mengikuti prosesi Wisuda Purna Siswa Tahun Ajaran 2018/2019 yang digelar pada Senin (13/5/2019) di Sportorium UMY. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - SMA Muhammadiyah 2 (Muha) Yogyakarta meluluskan 303 anak didiknya pada Wisuda Purna Siswa Tahun Ajaran 2018/2019 yang digelar pada Senin (13/5/2019) di Sportorium UMY.

Sebanyak 303 wisudawan tersebut terdiri dari 176 siswa lulusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 127 siswa lulusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 33 siswa telah telah diterima lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Slamet Purwo mengatakan, pada tahun ini, jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNMPTN meningkat bila dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu ada 22 siswa masuk jalur SNMPTN, tahun ini ada 33 siswa. Semoga tahun depan 44, tahun depannya lagi 55 dan seterusnya. Itu jadi pekerjaan rumah (PR) bagi kami untuk meningkatkan kualitas kita," ujarnya pada Tribunjogja.com.

Siswa yang telah diterima melalui jalur SNMPTN tersebut tersebar di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), UPN 'Veteran' Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

"Siswa kita yang lulus kalau dijumlahkan masuk ke UMY, UII, UAD dan perguruan tinggi swasta lainnya berjumlah 186 orang," lanjutnya.

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Gelar Simulasi Mitigasi Gempa Bumi

Slamet mengatakan, untuk menghindari aksi konvoi siswa, pihak sekolah memutuskan untuk menunda pemberian ijazah kelulusan.

Ijazah kelulusan akan diberikan kepada siswa dalam acara buka bersama yang diselenggarakan oleh sekolah dalam waktu dekat.

"Sekolah memang mengagendakan acara buka puasa bersama khusus kelas XII. Supaya anak-anak punya kegiatan positif dalam merayakan kelulusan. Apalagi momennya juga pas bulan Ramadan, jadi cari kegiatan yang lebih positif," terangnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved