Bantul

LKBH Pandawa Gugat Polres Bantul atas Penetapan Tersangka Dugaan Kasus Tipu Gelap

LKBH Pandawa menggugat Polres Bantul atas penetapan status tersangka pada kasus dugaan tipu gelap yang menjerat kontraktor.

LKBH Pandawa Gugat Polres Bantul atas Penetapan Tersangka Dugaan Kasus Tipu Gelap
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Direktur LKBH Pandawa, Thomas Nur Ana Edi Dharma, [tengah pakai jam tangan] menunjukkan surat kuasa hukum gugatan wanprestasi di depan gedung Pengadilan Negeri Bantul, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Pandawa menggugat Polres Bantul atas penetapan status tersangka pada kasus dugaan tipu gelap yang menjerat kontraktor bernama Sutoto.

Mereka menilai penetapan tersangka yang dilakukan oleh Polres Bantul terlalu cepat sebelum waktunya.

"Hari ini kami LKBH Pandawa mengajukan Pra Peradilan tentang sah dan tidak sahnya penetapan tersangka. Kami di sini sebagai pemohon dan Polres Bantul sebagai termohon," kata Direktur LKBH Pandawa, Thomas Nur Ana Edi Dharma, SH, saat ditemui Tribunjogja.com di depan gedung Pengadilan Negeri Bantul, Senin (13/5/2019).

Dua Rekomendasi Brand Fashion Lokal Kekinian

Thomas mengatakan dugaan kasus tipu gelap yang kemudian menetapkan kliennya, Sutoto sebagai tersangka sebenarnya adalah kasus perdata.

Peristiwanya sedang disidangkan secara perdata di Pengadilan Negeri Bantul dengan nomor 33/Pdt.G/2019/PN.Btl.

Karena merupakan kasus perdata, menurut Thomas seharusnya polres Bantul tidak secepatnya menetapkan Sutoto sebagai tersangka. Namun harus menunggu sampai proses perdata selesai.

"Menurut kami penetapan tersangka ini prematur. Karena ini adalah peristiwa perdata," tuturnya.

Lagi, Petugas KPPS di Bantul Gugur Seusai Pemilu

Kronologi Kasus

Thomas menceritakan kasus tersebut bermula pada 29 Maret 2018.

Kala itu, Sutoto yang merupakan kontraktor pembangunan rumah dikontrak oleh seseorang bernama Bernadetta Rita Dwi Prasetyaningsih.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved