Harga Bawang Putih di Pasar Tradisional Wilayah Sleman Berangsur Turun Pasca-Operasi Pasar

Penurunan harga terjadi sebagai dampak dari Operasi Pasar Bawang Putih yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Bawang putih kating di Pasar Denggung, Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sleman mulai berangsur turun.

Penurunan harga terjadi sebagai dampak dari Operasi Pasar Bawang Putih yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Seperti pantauan Tribunjogja.com di Pasar Denggung dan Pasar Sleman, harga bawang putih turun cukup signifikan.

"Kalau kemarin kan sempat Rp 70 ribu, sekarang bawang putih kating harganya Rp 42 ribu per kilo," kata Sumiati (60), pedagang di Pasar Denggung.

Sumiati menyatakan lonjakan harga bawang putih hanya bertahan selama 3 hari.

Saat itu ia juga menyebut pasokan bawang putih berkurang drastis. Bahkan sempat absen sama sekali.

Ia pun sempat menolak membeli bawang putih saat harganya sedang tinggi, meski ia kehabisan stok dan permintaan masih tinggi.

"Kemarin itu distributor yang biasa keliling bilang stoknya sudah ada lagi, dan harganya turun jadi Rp 35 ribu," tutur warga Seyegan ini.

Rubinem (48), pedagang sayur di Pasar Sleman juga menyatakan hal serupa.

Menurutnya pasokan bawang putih saat ini sudah kembali normal. Ia pun bisa membeli stok untuk berjualan dengan harga normal.

Menurutnya, situasi seperti ini memang biasa terjadi, terutama saat bulan puasa dan menjelang Lebaran.

Jika terjadi lonjakan harga, Rubinem pun mengurangi stok bawang putih.

"Bahkan saya sampai menolak pembeli yang meminta bawang putih saat harganya tinggi kemarin," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved