Bantul

590 Anak Meriahkan Festival Anak Soleh di Guwosari

Berbagai macam lomba digelar dalam rangkaian acara Festival Anak Soleh di Dusun Dukuh, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan.

590 Anak Meriahkan Festival Anak Soleh di Guwosari
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
Abdul Halim Muslih membuka Festival Anak Soleh di masjid Al Hidayah, Dusun Dukuh, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Minggu (12/5/2019) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Berbagai macam lomba digelar dalam rangkaian acara Festival Anak Soleh di Dusun Dukuh, Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan.

Mulai dari lomba membaca Alquran, lomba wudu, lomba azan, hingga lomba kaligrafi diikuti oleh 590 peserta dari Desa Guwosari maupun dari kelurahan di sekitarnya.

Festival ini dibuka oleh Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Minggu (12/5/2019) sore di Masjid Al Hidayah, Dusun Dukuh, Guwosari, Pajangan.

Halim mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi magnet bagi anak-anak untuk mengikuti pendidikan keagamaan di lingkungan sekitar.

Mengitip Aktifitas Ramadan di Rutan Bantul

"Baik di kampung, di masjid, di musola, sehingga ke depan diharapkan moralitas, attitude, akhlaknya bisa terbangun sejak dini," kata Halim.

Lanjutnya, tujuan akhirnya yakni menanamkan ilmu agama sejak dini dan tak hanya sekadar berkompetisi.

"Bukan siapa pemenangnya. Itu tidak penting. Tapi pembinaan, stimulasi bagi anak-anak untuk belajar agama," paparnya.

Ia pun mendorong desa-desa di Kabupaten Bantul, melalui APBDes-nya, untuk menggelar kegiatan serupa.

"Desa lebih berpeluang dan berwenang untuk menggelar kegiatan seperti ini. Goals-nya bukan untuk mencari pemenang, tapi pembinaan untuk semuanya. Lebih ke pembangunan generasi jangka panjang," tuturnya.

OPD Pemkab Bantul Perlu Berhemat Sesuai Kemampuan Anggaran

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Anak Soleh, Muhammad Khoirul Anwar menambahkan, acara ini telah rutin digelar tiap tahunnya. "Ini yang kesembilan kalinya digelar.

Tujuannya untuk melatih sejak dini ilmu keagamaan pada anak-anak khususnya di Guwosari. Dan meningkatkan kualitas ilmu agama," ujarnya.

Festival ini digelar hingga 2 Juni mendatang dengan berbagai rangkaian acara seperti lomba hingga buka puasa bersama.

Selain itu, ia berharap tahun-tahun yang akan datang bisa digelar di tingkat kecamatan.

"Kali ini sudah di tingkat desa. Mudah-mudahan nanti bisa naik ke tingkat kecamatan," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved