Nasional

Hanya Selang Beberapa Jam, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Cabut Pencekalan Kilvan Zein

Hanya Selang Beberapa Jam, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Cabut Pencekalan Kilvan Zein

Hanya Selang Beberapa Jam, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Cabut Pencekalan Kilvan Zein
IST
Kivlan Zen (bertopi) saat diberikan surat pencekalan bepegian ke luar negeri, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (10/5/2019) 

Hanya Selang Beberapa Jam, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Cabut Pencekalan Kilvan Zein

TRIBUNJOGJA.COM - Belum genap 24 jam, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencabut status cekal terhadap mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat, Mayjen (Purn) Kivlan Zen.

Sebelumnya, pada Jumat (10/5/2019) malam, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan status pencekalan terhadap Kivlan Zein.

Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham Sam Fernando mengatakan, pencabutan pencekalan terhadap Kivlan Zen ini juga atas permintaan pihak kepolisian.

Sam mengatakan, kepolisian mengirim permohonan pencabutan pencekalan lewat bernomor B/ 3248 a -RES 1.1.2/V/2019/BARESKRIM.

Kivlan Zen Risih dan Keberatan Dibuntuti Polisi

Surat itu ditandatangani Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Agus Nugroho atas nama Kepala Bareskrim pada 11 Mei 2019.

Namun, ia enggan menjelaskan alasan pencabutan cekal tersebut.

"Kami hanya meneruskan permintaan kepolisian yang dilayangkan lewat surat resmi," ujar Sam Fernando saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu malam.

Status pencekalan untuk berpergian ke luar negeri ini baru diberlakukan Ditjen Imigrasi pada Jumat (10/5/2019) malam.

Namun, status itu sudah dicabut pada Sabtu (11/5/2019) dini hari.

"Tadi pagi jam 03.00 WIB pagi dikeluarkan, surat cekalnya dicabut. Sudah diterima oleh imigrasi dan dicabut," kata Sam.

Jokowi-Maruf Menang Telak di DIY, Raih 1.655.174 Suara, Prabowo-Sandi 742.481

Sebelumnya, Kivlan Zen dicegah bepergian ke luar negeri pada Jumat (10/5/2019) karena diduga telah melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong dan makar.

Laporan terhadap Kivlan dilakukan oleh seorang wiraswasta bernama Jalaludin. Laporan tersebut tertanggal 7 Mei 2019.

Tuduhan terhadap Kivlan adalah melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditjen Imigrasi: Pencabutan Cegah Kivlan Zen atas Permintaan Kepolisian", https://nasional.kompas.com/read/2019/05/11/19195621/ditjen-imigrasi-pencabutan-cegah-kivlan-zen-atas-permintaan-kepolisian.

Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved