Breaking News:

Yogyakarta International Airport

Menanti Penerbangan Perdana Lintas Negara di Yogyakarta International Airport

Yogyakarta International Airport bandara Internasional Yogyakarta. persyaratan pun tengah dipenuhi agar bandara tersebut bisa beroperasional s

Editor: Iwan Al Khasni

Adapun sejauh ini karena penerbangan masih terbatas, maka kereta api menyesuaikan jadwal penerbangan.

Kepala Bidang Angkutan Darat, Dishub DIY, Sumaryoto menjelaskan, ada 47 slot angkutan darat yang dibuka oleh PT AP 1.

Slot ini terdiri dari 12 untuk bus Damri. Namun, 10 bus Damri yang akan masuk trayek Yogya maupun Jateng, dua bus untuk shuttle. Kemudian, 15 armada dari shuttleku, 10
taksi dari Organda, dan 10 angkuta khusus dari bandara.

“Nantinya 47 slot ini untuk melayani sekitar 5 atau maksimal 6 flight internasional. Lalu di akhir 2019 yang akan full operasional belum disusun lagi. Kami lihat animo
masyarakat penumpang dan potensinya,” ujarnya.

Maskapai Ajukan Rute Penerbangan

Prosesi water salute mewarnai momen pendaratan perdana pesawat komersil berpenumpang di Yogyakarta International Airport (YIA), Senin (6/5/2019).
Prosesi water salute mewarnai momen pendaratan perdana pesawat komersil berpenumpang di Yogyakarta International Airport (YIA), Senin (6/5/2019). (TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu)

Tiga maskapai penerbangan sudah mengajukan usulan izin rute operasi ke Yogyakarta International Airport (YIA) alias Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) di Kabupaten Kulon Progo.

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau perkembangan pembangunan YIA, Sabtu (4/5/2019).

Budi mengungkapkan, ketiga maskapai yang sudah mengusulkan rute itu adalah Citilink, Batik Air, dan Lion Air. Saat ini, ketiga maskapai sedang mempelajari rute mana saja yang akan dilayani via YIA. Namun, sudah dipastikan pada rute Jakarta-YIA segera beroperasi, khususnya untuk Citilink.

"Sudah dipastikan kalau Citilink dari Jakarta-Yogyakarta-Jakarta. Sedangkan Batik dari Jakarta-Yogyakarta lalu ke Bali," kata Budi Karya.

Pada masa awal operasi penerbangan di YIA ini, menurutnya baru akan ada dua slot penerbangan dulu yakni Citilink dan Batik Air.

Penambahan akan dilakukan bertahap dalam hitungan hari karena ada kecenderungan potensi yang bagus di lapangan. Pihaknya dalam hal ini memberi kebebasan pada maskapai untuk merencanakan rutenya sedangkan Kemenhub tinggal mengarahkan saja.

Apalagi, jelang momen Lebaran sudah dipastikan slot di Bandara Adisucipto Yogyakarta bakal terisi penuh dan ini jadi kesempatan untuk mengarahkan penerbangan melalui YIA.

"Lebaran pasti banyak kesempatan. Yogyakarta dengan keadaan sekarang ini sudah penuh. Ini jadi kesempatan bagi kita (untuk buka penerbangan di YIA). Slot ini akan banyak membantu pergerakan (arus mudik) dari Jakarta ke Jawa bagian selatan," kata Menhub.

Sedangkan operasi penerbangan internasional, Budi menyebut pihaknya masih menunggu kepastian dari maskapai. Mereka membutuhkan sekitar dua minggu untuk mengurus dokumen-dokumen terkait izin operasi rute di YIA.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved