Pemilu 2019

Klaim Keberatan dari PPP dalam Proses Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Membuahkan Hasil

Suaranya yang hilang kini sudah kembali setelah KPU Sleman melakukan pengecekan ulang dengan membuka plano.

Klaim Keberatan dari PPP dalam Proses Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Membuahkan Hasil
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Proses rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Sleman, Kamis (09/05/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Klaim keberatan dari PPP dalam proses rekapitulasi suara tingkat kabupaten oleh KPU Sleman membuahkan hasil.

Suaranya yang hilang kini sudah kembali setelah KPU Sleman melakukan pengecekan ulang dengan membuka plano.

Wahyu setiawan, saksi PPP mengatakan hilangnya suara tersebut ia deteksi saat proses rekapitulasi di tingkat kecamatan Depok.

Saat rekapitulasi tingkat kecamatan, Senin (6/5/2019) kemarin petugas membacakan jumlah suara, namun angka itu tidak dituliskan di plano.

Sempat Hilang, 1508 Suara Dikembalikan ke PPP Saat Rekap Suara di Sleman

"Tapi saat itu saksi sudah tanda tangan tanpa cek ulang. Kami mau tanda tangan karena rasa saling percaya dan saat itu juga sudah deadline di atas jam 12 malam," jelasnya saat diwawancarai Kamis (9/5/2019).

Pagi harinya, pihaknya meminta salinan form DAA1 (Kelurahan/Desa) dan DA1 (Kecamatan) kepada petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), namun hal itu tidak didapatkannya.

"Katanya sudah dibagikan di Bappeda, jadi kita enggak dapat pegangan. Dan ternyata saat dihitung di rekapitulasi kabupaten ada suara kami yang hilang," ucapnya.

Proses rekapitulasi tingkat kabupaten dilakukan di kantor Bappeda Sleman, dan saat itu terungkap bahwa suara partainya menjadi 1.421 yang seharusnya 2.929.

PPP Sleman Klaim Suaranya Hilang

"Kami tahu mendapatkan 2.929 suara dengan berpegangan c1 dari masing kelurahan," jelasnya.

Karena hal itu, rekapitulasi harus mundur beberapa hari untuk melakukan pengecekan dengan membuka kembali plano sebagai domumen yang dianggap paling valid.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved