Pemilu 2019

Temukan Perbedaan Jumlah Pemilih DPD dan DPR RI, Bawaslu DIY Minta KPU Lakukan Pengecekan

Temukan Perbedaan Jumlah Pemilih DPD dan DPR RI, Bawaslu DIY Minta KPU Lakukan Pengecekan

Temukan Perbedaan Jumlah Pemilih DPD dan DPR RI, Bawaslu DIY Minta KPU Lakukan Pengecekan
Tribun Jogja/Siti Umaiyah
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD dan DPRD DIY yang diselenggarakan oleh KPU DIY di Jogja Expo Center (JEC), Selasa (7/5/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM , YOGYAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY menemukan perbedaan jumlah pengguna hak pilih antara DPD RI dan DPR RI untuk kota Yogyakarta saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD dan DPRD DIY tingkat provinsi yang dilaksanakan di Jogja Expo Center (JEC), Selasa (7/5/2019).

Perbedaan tersebut berkenaan dengan jumlah pengguna hak pilih yang memiliki selisih 4 suara, dimana DPD RI mencapai 267.512 suara sedangkan DPR RI hanya sebesar 267.508 suara.

Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono mengatakan, mengenai adanya perbedaan tersebut pihaknya masih akan menunggu pengecekan yang akan dilakukan oleh KPU Kota Yogyakarta.

"Nanti kita lihat hasil pengecekan dari teman-teman KPU, seperti apa. Apakah bisa menemukan, apakah kesalahan input atau seperti apa. Jadi mudah-mudahan salah input saja," terangnya.

Sri Paduka Paku Alam X : Masyarakat Diminta Tenang dan Sabar Tunggu Rekapitulasi Hasil KPU

Tingkat Partisipasi Pemilu 2019 di Bantul Capai 88 Persen, Lampaui Target Nasional

Menurutnya, seharusnya jumlah suara pengguna hak pilih antara DPD RI dengan DPR RI angkanya sama, karena memiliki Dapil yang sama.

"Seharunya sama, karena pemilih DPD sama DPR RI dapilnya sama. Ketika satu orang dapat surat suara DPR RI maka dia dapat DPD. Apakah sah atau tidak sah soal lain, masalahnya ada selisih 4 suara yang kita bertanya dan ingin tahu lebih jauh," terangnya.

Bagus menjelaskan jika KPU DIY menjanjikan Rabu (8/5/2019) kejelasan selisih data tersebut sudah ada. Mengenai langkah apa yang akan dilakukan, pihaknya masih akan menunggu penelusuran dari KPU. (Tribunjogja I Siti Umaiyah)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved