Breaking News:

Kuartal I 2019, Kinerja RFB Jadi yang Terbaik dan Alami Lonjakan 32,41 Persen

PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kembali mencatat kinerja yang sangat baik pada kuartal pertama tahun 2019

istimewa
(ki-ka) Teddy Prasetya CEO PT Rifan Financindo Berjangka, Stephanus Paulus Lumintang Dirut PT Bursa Berjangka Jakarta, Fajar Wibhiyadi Dirut PT Kliring Berjangka Indonesia dan Donny Raymond Direktur PT Bursa Berjangka Jakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM – Perusahaan pialang terbesar di Indonesia, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), kembali mencatat kinerja yang sangat baik pada kuartal pertama tahun 2019.

Dari laporan hasil kinerja Perseroan, total volume transaksi RFB melonjak naik 32,41 persen menjadi 365,796 lot, dibandingkan kuartal pertama tahun 2018 sebesar 276,265 lot.

Total volume transaksi bilateral atau Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) Perseroan menjadi katalis dengan kontribusi mencapai 81,80 persen dan tumbuh mengagumkan dari jumlah transaksi sebesar 58,35 persen atau 299,206 lot.

Sementara total volume transaksi multilateral sedikit terkoreksi 23,73 persen dari kuartal pertama tahun 2018.

Tertekannya harga komoditas domestik hingga akhir Maret ini, seperti minyak sawit, karet, emas, dan logam lainnya yang menunjukkan tren penurunan harga menyebabkan perlambatan pada volume transaksi multilateral.

"Mewakili manajemen, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan dan tim marketing yang berhasil mencetak prestasi kinerja membanggakan di kuartal pertama tahun ini. Kendati dalam situasi tahun politik, namun cukup membuktikan bahwa pertumbuhan tetap terjaga stabil," terang Teddy Prasetya, CEO PT Rifan Financindo Berjangka, Selasa (7/5/2019).

Atas pencapaian ini pula, RFB kembali berada di urutan pertama dari seluruh perusahaan pialang berjangka di Indonesia berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta dengan penguasaan pangsa pasar hingga 18,47 persen.

Sepanjang Januari hingga Maret 2019, total nasabah baru RFB naik sebanyak 922 nasabah.

Dibandingkan tahun 2018 pada posisi yang sama meningkat 39,49 persen.

Capaian ini, kata Teddy, tak lepas dari strategi layanan edukasi dengan pengalaman yang menyenangkan menjadi andalan Perseroan untuk menjaring nasabah.

Sejak berdiri pada tahun 2000, saat ini RFB tercatat sudah memiliki 1 kantor pusat di Jakarta, dan 9 kantor cabang diantaranya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru dan Palembang.

Perluasan Ekspansi masih akan dilakukan di beberapa kota besar lain, dengan fokus menjangkau nasabah potensial agar semakin dekat.

Tujuannya melanjutkan komitmennya dalam meningkatan literasi terhadap produk investasi derivatif di industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), sejak awal tahun ini RFB telah melaksanakan kegiatan edukasi antara lain, investor gathering, dan edukasi terhadap media di 7 kota di seluruh Indonesia yang dimulai dari Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Palembang dan Pekanbaru, dan Jakarta.

"Seluruh sumber daya yang kami miliki sekarang akan terus kami perbesar dan perkuat, sehingga kami pun tetap optimistis bahwa target 1,5 juta lot hingga akhir tahun 2019 akan tercapai dengan komposisi 1,1 juta lot untuk volume transaksi bilateral, dan 400 ribu lot untuk volume transaksi multilateral," tegas Teddy. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved