Bagaimana Jika Lupa Niat Berpuasa? Ini Penjelasannya

Apa yang terjadi dengan ibadah puasa,jika kita lupa niat berpuasa? Simak penjelasannya

Bagaimana Jika Lupa Niat Berpuasa? Ini Penjelasannya
pixabay.com via jambi.tribunnews.com
Ilustrasi doa 

TRIBUNJOGJA.com - Niat puasa Ramadan dilakukan setiap malam sebelum melaksanakan puasa hari esoknya.

Puasa tidak sah tanpa niat sebelum subuh menjelang.

Namun, terkadang ada beberapa orang yang lupa melakukan niat puasa. Alhasil puasanya tidak sah karena tidak melakukan niat.

Niat memang sangat menentukan nilai dari amalan yang dilakukan seseorang. Niat juga menentukan kualitas suatu perbuatan.

Dengan niat perbuatan seseorang akan dinilai sebagai ibadah atau hanya kebiasaan belaka.

Dengan niat pula akan ditentukan seseorang akan mendapatkan ganjaran atau tidak dan seberapa besar ganjaran yang akan ia terima.

Begitu pula niat dalam ibadah puasa. Ia mengambil peranan yang cukup penting untuk diperhatikan oleh setiap Muslim yang hendak melakukan ibadah pantang makan dan minum ini.

Terlebih bila puasa yang akan dilakukan adalah puasa wajib, lebih-lebih puasa wajib bulan Ramadhan, maka niat menjadi sangat vital dalam menentukan sah dan tidaknya puasa yang dijalani.

Tidak sampai di sini, akibat kelalaian dalam hal niat juga akan mengakibatkan banyak “kerugian”.

Dalam madzhab Imam Syafi’i niat puasa wajib harus dilakukan pada malam hari, yakni waktu setelah terbenamnya matahari (maghrib) sampai dengan sebelum terbitnya fajar shadiq (belum masuk waktu shalat subuh). Berdasarkan sabda Rasulullah SAW (Lihat: Hasan Sulaiman Nuri dan Alwi Abas al-Maliki, Ibanatul Ahkam fii Syarhi Bulughil Maram, juz 2, hal. 376):

Halaman
1234
Editor: mon
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved