Otomotif

Usai Pemilu, Industri Otomotif Diprediksi Kembali Moncer

Pasar industri otomotif terutama kendaraan roda empat diprediksi kembali normal setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Usai Pemilu, Industri Otomotif Diprediksi Kembali Moncer
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Jajaran manajemen PT Suzuki Indomobil Sales saat mengenalkan New Carry Pick Up di ajang IIMS 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pasar industri otomotif terutama kendaraan roda empat diprediksi kembali normal setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.

Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mengakui, kondisi penjualan kendaraan roda empat sempat stagnan bertepatan dengan agenda lima tahunan tersebut.

General Manager PT Sumber Baru Mobil selaku main dealer Suzuki untuk wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas, Riski Indriananta mengatakan, kondisi itu sudah mulai dirasakan sejak Februari hingga berlanjut ke Maret silam.

Tutorial Pakai Hijab Sederhana tapi Tetap Modis, Mulai Model Segi Empat Hingga Phasmina Lilit

Pelaksanaan Pemilu yang berlangsung April disebut menjadi pemicu, karena laju perputaran uang sempat terkendala dan konsumen cenderung menahan keinginan untuk membeli produk baru.

"Ya dirasakan secara nasional. Target triwulan pertama juga nggak tercapai," kata Riski belum lama ini.

Namun demikian, pihaknya yakin kondisi pasar industri otomotif akan kembali normal dan membaik di awal Mei ini.

Di samping itu, memasuki perayaan ibadah puasa dan momen hari besar lebaran, Riski memprediksikan kondisi ekonomi akan kembali bergairah.

Suzuki Siapkan Paket Genuine Accessories dan Sport Apparel dengan Harga Menarik di IIMS 2019

"Ya harus optimis, ini kan kondisi pasti perlahan-lahan akan mulai normal lagi. Dolar kita lihat lumayan stabil dan perputaran uang kembali mengalir lagi," urainya.

Ditambah pula, belum lama ini pihaknya kembali menggairahkan pasar otomotif dengan meluncurkan produk terbaru di segmen niaga, yakni Suzuki New Carry.

Lewat produk tersebut, pihaknya menargetkan akan mampu menjual sebanyak 250-300 unit setiap bulannya.

"Kita harapkan market share yang sebelumnya di angka 53 persen bisa naik di 70 persen," kata Riski pada Tribunjogja.com.

Dukung Pendidikan Tanah Air, Suzuki Berikan 13 Unit Mobil ke 11 SMK dan 2 Universitas Negeri

Branch Manager Sales Dept PT Borobudur Oto Mobil, Samuel Wawan Susanto mengatakan, jelang perayaan ibadah puasa tren pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa terdapat penurunan penjualan pada jenis kendaraan niaga, sementara untuk kendaraan passenger car diprediksi akan meningkat.

"Biasanya di bulan puasa aktivitas fisik dan kegiatan ekonomi cenderung stagnan, namun di sisi lain perayaan hari besar lebaran masyarakat akan cenderung konsumtif karena mendapat sejumlah tunjangan dan itu biasanya digunakan untuk pembelian unit kendaraan passenger buat mudik atau menunjukkan rasa kemenangan," jelas Samuel.

Ia meyakini, peluang kendaraan roda empat Mitsubishi dengan jenis low MPV seperti Xpander, SUV-Outlander Sport atau Pajero Sport akan mengalami kenaikan permintaan.

"Kita pikir tumbuh di angka lima atau 10 persen masih memungkinkan," tutup dia. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved