Bantul

Impor Belum Masuk, Harga Bawang Putih di Bantul Meroket jadi Rp 65 ribu Perkilogram

Impor Belum Masuk, Harga Bawang Putih di Bantul Meroket jadi Rp 65 ribu Perkilogram

Impor Belum Masuk, Harga Bawang Putih di Bantul Meroket jadi Rp 65 ribu Perkilogram
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
Harga bawang putih melambung di Bantul, pedagang harapkan pemerintah turun tangan untuk stabilkan harga. Foto diambil Rabu (24/4/2019) di Pasar Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Harga Bawang Putih di Kabupaten Bantul mengalami kenaikan cukup signifikan, hampir tiga kali lipat dari harga normal.

Saat ini, harga komoditas yang biasa digunakan bumbu masakan itu mencapai Rp 65 ribu perkilogram.

"Tiga bulan lalu harganya Rp 35 ribu. Sekarang harga bawang putih naik. Harganya Rp 65 ribu," kata Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Priyo Parwijayanto, Senin (6/5/2019)

Menurut dia, kenaikan harga bawang putih ini terjadi karena stok di pasar-pasar tradisional minim. Pihaknya mengaku sudah menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi DIY terkait lonjakan harga tersebut.

Pantauan di Awal Puasa, Layanan Publik OPD di Kota Yogyakarta Berjalan Lancar

Resep Sop Udang Cocok untuk Menu Buka Puasa Hari Pertama

Ditambahkan Kasi Distribusi dan Harga Kebutuhan Bahan Pokok, Dinas Perdagangan Bantul, Zuhriyatun N Handayani mengatakan ketersediaan bawang putih di pasar Bantul saat ini menipis karena impor masih proses dan barang belum datang.

"Impor masih bersandar di Tanjung Priok dan Surabaya. Nanti secara bertahap akan ke daerah," terang dia.

Selain Bawang Putih, kata dia, lonjakan harga juga terjadi untuk komoditas Cabai Merah dan Cabai Rawit. Meski kenaikan hanya sedikit. "Kemarin di bawah Rp 20 ribu/kg, saat ini sudah Rp 25an ribu," ujar dia. ( Tribunjogja I Ahmad Syarifudin)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved