Jawa

Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Kota Magelang Dikurangi Menjadi 32,5 Jam per Minggu

Dari semula, mereka bekerja 37 jam per minggu di hari reguler, kini dipotong menjadi 32,5 jam saja per minggu.

Bulan Ramadan, Jam Kerja ASN Kota Magelang Dikurangi Menjadi 32,5 Jam per Minggu
istimewa
ASN di lingkungan Pemkot Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jam masuk kerja untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Magelang dikurangi, selama bulan Ramadan 1440H/2019.

Dari semula, mereka bekerja 37 jam per minggu di hari reguler, kini dipotong menjadi 32,5 jam saja per minggu.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, pemberlakukan jam kerja tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Walikota Magelang Sigit Widyonindito nomor 850/355/430 tertanggal 3 Mei 2019.

Tutorial Pakai Hijab Sederhana tapi Tetap Modis, Mulai Model Segi Empat Hingga Phasmina Lilit

Untuk pemberlakuan lima hari kerja, yakni Senin-Rabu jam 08.00-15.30 WIB, Kamis 08.00-15.00 WIB dan Jumat 08.00-11.00 WIB.

Untuk enam hari kerja, Senin-Kamis 08.00-14.00 WIB, Jumat 08.00-11.00 WIB dan Sabtu 08.00-13.30 WIB.

"Pemberlakukan jam kerja selama bulan Ramadan ini dimana organisasi perangkat daerah baik lima atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu," ujar Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono, Senin (6/5/2019).

Meskipun ada pengurangan jam kerja, untuk instansi yang bergerak di bidang pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, dan pemadam kebakaran, pelayanan akan dibuka seperti hari biasanya.

Walikota Magelang Sidak Pegawai pada Hari Pertama Ramadan, Masih Ada yang Datang Terlambat

Kelebihan jam kerja pegawai akan diganti menjadi hari libur saat bulan Ramadan.

"Pegawai atau karyawan tetap melaksanakan tugas seperti hari biasanya, akan tetapi kelebihan jam kerja mereka akan diganti menjadi hari libur di luar bulan Ramadan," katanya.

Aris pun meminta kepada para pimpinan OPD dapat menjaga kondusifitas kerja di lingkungan atau instansi masing-masing.

Pimpinan OPD wajib memantau dan mengawasi serta memastikan tugas tetap berjalan dengan baik.

"Diharapkan para pemimpin OPD agar memantau pelaksanaan tugas selama Ramadan serta tetap menjaga kondusifitas di lingkungan kerja masing-masing," katanya.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved