Breaking News:

Sleman

Banyak Ditemukan Penjual Makanan Tak Berizin saat Puasa

Menurut pantauan Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sleman Sulton Fatoni masih banyak penjual yang menggelar dagangannya tanpa izin.

Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman akan bekerja sama dengan Satpol PP menertibkan pasar tumpah atau stan makanan yang marak di bulan puasa.

Menurut pantauan Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sleman Sulton Fatoni masih banyak penjual yang menggelar dagangannya tanpa izin.

Misalnya di sepanjang Jalan Kaliurang, yang disebutnya banyak penjual yang menjajakan makannya menggunakan mobil di pinggir jalan.

Hal itu terpantau dari UGM ke utara di sepanjan Jalan Kaliurang.

Puasa Bukan Alasan untuk Malas Bekerja

"Sebenarnya untuk berdagang secara langsung kita belum mengizinkan. Rata-rata mereka menggunakan mobil. Kita hanya membantu menertibkan agar ketika berdagang tidak mengganggu jalan," ujarnya Senin (6/5/2019).

Banyak pula pedagang yang menggunakan trotoar untuk berjualan.

Pembeli yang memarkirnya di depan trotoar tentu juga dapat mengganggu jalannya lalu lintas.

Seperti yang biasanya terjadi di jalan simpang empat antara UGM dan UNY atau di selatan GOR Klebengan.

"Antrean saat sore di luar puasa saja sudah panjang. Apalagi jika ditambah dengan pedagang. Di sana arusnya tinggi dan tak ada yang mau mengalah. Maka dari itu nanti kita akan manfaatkan jalan-jalan sekitar untuk mengurainya," paparnya.

Di wilayah kecamatan Sleman sendiri ada jalan eks PJKA yang sering digunakan pedagang kaki lima menjajakan makanannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved