Breaking News:

Pemilu 2019

Tertunda Dua Minggu, Zulkarnain Lega Akhirnya Bisa Gunakan Hak Pilih

TPS 88 Caturtunggal dan TPS 16 Maguwoharjo Depok Gelar Pemungutan Suara Lanjutan

Tribun Jogja/ Santo Ari
Seorang pemilih mencelupkan jarinya ke tinta setelah menggunakan hak pilihnya dalam Pemungutan Suara Lanjutan di TPS 88 Caturtunggal, Sleman, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemilu sudah berlangsung lebih dari dua minggu, namun masih ada yang belum bisa menggunakan hak pilihnya.

Agar mereka tetap menggunakan hak suaranya, KPU Sleman atas rekomendasi Bawaslu Sleman menyelenggarakan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), Minggu (5/5/2019).

PSL dilakukan di dua TPS yakn.

PSL di TPS 88 ini dilakukan setelah ada temuan baru dari Bawaslu Sleman di mana terdapat 38 DPTb yang belum nyoblos karena kehabisan surat suara untuk PPWP. Sedangkan di TPS 16 Maguwoharjo ada 69 DPT dan 2 DPK yang belum nyoblos saat hari H Pemilu karena kehabisan empat surat suara selain PPWP.

Hanya 4 Surat Suara yang Dicoblos di PSU TPS 55 Purwomartani Kalasan

Salah satu pemilih yang nyoblos adalah Zulkarnain (23) mahasiswa luar Jogja yang kos di gowok. Ia menceritakan saat hari H pemilu TPS yang ia datangi kehabisan surat suara, padahal dia sudah mendaftar sebelum pukul 13.00.

"Saya dapat undangan PSL tadi malam, dan saya lega bisa ikut nyoblos hari ini," ujarnya.

Selain dua TPS di Depok yang menyelenggarakan PSL, KPU Sleman juga melakukan Pemungutan Suara Ulang di Kecamatan Kalasan.

TPS yang melakukan PSU yakni TPS 43 Tamanmartani dan TPS 55 Purwomartani Kalasan.

KPU Sleman Gelar Pemungutan Suara Ulang di TPS 55 Purwomartani Kalasan

Ibnu Darpito, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sleman sebelumnya mengatakan, rekomendasi PSU ini keluar setelah ada temuan baru adanya selisih suara dalam rekapitulasi tingkat kecamatan. Pihaknya pun telah memanggil KPPS untuk klarifikasi.  

"Alasan rekomendasi di TPS 43 Tamanmartani ini karena ada 18 orang yang bukan warga kalasan, tidak terdaftar DPT, DPTb dan DPK tapi menggunakan hak pilihnya. Saat itu mereka mencoblos surat suara PPWP (pemilihan presiden dan wakil presiden) dan DPR RI jadi kita merekomendasikan diadakan PSU untuk dua surat suara itu," ujarnya. 

Sedangkan di TPS 55 Purwomartani saat hari H pencoblosan ada enam DPTb yang mendapat lima surat suara, di mana seharusnya mereka hanya berhak mendapatkan satu surat suara yakni cuma PPWP.

Maka dari itu, dalam PSU ini akan dilangsungkan pencoblosan untuk empat surat suara dari DPR RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten. (Tribunjogja I Santo Ari)

Penulis: Santo Ari
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved