Yogyakarta

Ketum PP Muhammadiyah : Sudah Cukup Terpecah Belah pada 17 April

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengimbau masyarakat untuk bersatu kembali pasca pemungutan suara 17 April 2019.

Ketum PP Muhammadiyah : Sudah Cukup Terpecah Belah pada 17 April
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Ketua Umum PP Muhammadiyah didampingi Bupati Kulon Progo meninjau masjid dan ponpes yang diresmikannya di Triharjo, Wates, Minggu (5/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengimbau masyarakat untuk bersatu kembali pasca pemungutan suara 17 April 2019.

Seluruh tahapan pemilu disebutnya harus dilaksanakan secara konstitusional.

Haedar mengatakan, terbelahnya masyarakat harus disudahi setelah pemungutan suara pada 17 April.

Paska itu, masyarakat tidak boleh lagi terbagi golongan sebagai pendukung pasangan calon tertentu.

Hagia Bidik Wanita Hijabers yang Dinamis

"Cukup, selesai terbelah oleh pilihan pada 17 April. Setelah ini tidak ada lagi nomor 01 atau 02. Semuanya rakyat Indonesia," kata Haedar seusai meresmikan Masjid AR Fakhrudin dan pondok pesantren lansia di Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Kulon Progo, Minggu (5/5/2019).

Muhammadiyah sejak awal menurut Haedar sudah memiliki sikap untuk selalu menggunakan dasar konstitusional dalam semua tahapan.

Sehingga saat ini merupakan saat yang paling tepat untuk mengawal hasil pemilu yang akan diumumkan pada 22 April mendatang.

Dia juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjalankan seluruh tahapan Pemilu secara adil, konstitusional, dan proporsional.

9 TPS PSU susulan, Rekapitulasi KPU DIY Tidak Terganggu

Ia meyakini bahwa semua pihak akan menerima hasil yang akan diumumkan KPU pada 22 Mei dengan sikap konstitusional, penuh persaudaraan, dan kegembiraan.

Jikapun ada sengketa, satu-satunya jalan penyelesaian adalah melalui jalur konstitusi, baik lewat Bawaslu maupun Mahkamah Konstitusi (MK). 

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved