Sport

Inkanas DIY Targetkan Raih Emas di PON Papua 2020

Pengurus Daerah (Pengda) Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) DIY menargetkan raihan medali emas di PON Papua 2020 mendatang.

Inkanas DIY Targetkan Raih Emas di PON Papua 2020
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Ketua Pengda Inkanas DIY yang juga Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri, mendapat kehormatan menerima sabuk hitam dan empat di Halaman Mapolda DIY, Minggu (5/5/2019) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengurus Daerah (Pengda) Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) DIY menargetkan raihan medali emas di PON Papua 2020 mendatang.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Pengda Inkanas DIY yang juga Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri, seusai latihan bersama sekira 300-an karateka di Halaman Mapolda DIY, Minggu (5/5/2019) pagi.

Dofiri mengatakan Inkanas DIY memiliki target untuk meloloskan atletnya ke kejuaraan karate PON 2020 Papua sekaligus mendulang sejarah meraih medali emas.

Mencicipi Bakpia Premium dan Nasi Pedas Ala Kenes Resto & Bakery

Terlebih, tiga anggota Inkanas DIY sebelumnya juga mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi nasional yang membuktikan adanya kans meraih prestasi tertinggi.

"Saya minta Pengda untuk mempersiapkan atlet dengan sangat serius, untuk Porda 2019 yang akan diselenggarakan 6-8 September 2019 dan nantinya lolos dalam Pra-PON di NTT. Harapannya, di PON juga demikian bisa membawa pulang emas ke Yogyakarta," ungkap Kapolda DIY tersebut.

Dari pantauan Tribunjogja.com, dalam kesempatan tersebut Dofiri juga mendapat kehormatan menerima sabuk hitam dan empat.

Sekadar informasi, sabuk hitam merupakan tingkatan sabuk karate tertinggi melambangkan keteguhan dan sikap percaya diri didasari oleh nilai kebaikan yang universal.

Dofiri mengungkap secara khusus merasa bangga dan tertantang setelah resmi mendapat penyematan sabuk hitam dan empat.

"Ini menyemangati saya untuk lebih termotivasi mengembangkan Inkanas DIY," ungkapnya.

Forki Kota Yogya Rebut Juara Umum Karate Open Championship Yuni Astuti Cup 2019

Terpisah, Sekretaris Inkanas DIY, Edwi Arief Sosiawan mengatakan bila saat ini total sebanyak 19 atlet diproyeksikan mewakili DIY di Pra Pon di NTT, akhir September mendatang.

"Atlet Inkanas DIY ada di Sleman, Kulonprogo dan Kota Yogyakarta dan di Porda nanti harapannya bisa lolos dan berprestasi dan bisa mewakili DIY di Pra PON akhir september nanti di NTT. Ada 19 atlet total dengan target lolos dan juara Prapon Pon. Tahun depan kami upayakan bisa juara PON dan menjadi sejarah baru," ujarnya.

Lebih lanjut, Edwi menegaskan bahwa optimisme Inkanas DIY untuk kembali mengulang prestasi di kancah nasional bukan dasar.

"Dalam 12 tahun terakhir tidak ada atlet dari DIY yang bisa tembus PON, terakhir atas nama Alin Sukma dari Inkai juara ketiga komite. Kita mengupayakan Inkanas DIY bisa juara di PON 2020, karena kemarin di Kejurnas Mendagri ada satu atlet Inkanas DIY yang berhasil memecahkan rekor prestasi keikutsetaan kita, berhasil menembus final untuk meraih juara kedua atas nama Fathiria Sabiika Nurgaliza," pungkasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved