Bantul

Bule Asal Jerman dan Kolombia Ajak Warga Bantul Kurangi Sampah Plastik

Bule Asal Jerman dan Kolombia Ajak Warga Bantul Kurangi Sampah Plastik

Bule Asal Jerman dan Kolombia Ajak Warga Bantul Kurangi Sampah Plastik
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Bule asal Jerman dan Kolombia, Sandra (baju biru kiri) dan Adriana memberikan materi tentang sampah dalam workshop di Omah Guyub, Desa Wisata Kasongan, Bantul, Minggu (5/5/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sandra dan Adriana, dua Bule asal Jerman dan Kolombia memberikan edukasi tentang sampah dalam workshop di Omah Guyub, Desa Wisata Kasongan, Bantul, Minggu (5/5/2019) siang. Workshop dihadiri oleh seniman, pecinta lingkungan dan ibu-ibu rumah tangga.

Kesempatan itu, Adriana menyampaikan pentingnya masyarakat mengolah sampah secara mandiri. Misalkan, sampah organik ataupun sampah dari daun pepohonan bisa dimanfaatkan untuk menjadi kompos. Kesuburan tanah.

Sedangkan untuk sampah plastik. Lebih baik dihindari atau dikurangi penggunaannya. Karena berdampak buruk bagi lingkungan.

"Masyarakat harus menyadari, kalau plastik dibuang ke sungai, hanyut ke laut. Kemudian plastik dimakan oleh ikan. Ikan-ikan [akan] mati. Atau ikan yang tercemar plastik akan dimakan orang," katanya.

Masih Bingung Makan Apa di Hari Pertama Puasa? Berikut 4 Menu Sahur Sederhana

Ia kemudian memberikan saran. Ibu-ibu ketika berbelanja ke pasar sebaiknya membawa tas kain. Ketika membungkus makanan lebih baik dengan bahan yang ramah lingkungan seperti daun pisang. Kurangi membeli produk berkemasan plastik.

Sandra dan Adriana tengah mempraktekan cara mengolah sampah
Sandra dan Adriana tengah mempraktekan cara mengolah sampah (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

"Kalau membeli Bakso dibungkus dengan tempatnya [mangkuk]. Jangan memakai plastik," terangnya.

Menurut dia, masyarakat modern saat ini harus memiliki kebiasaan baru supaya tidak mencemari alam dengan tumpukan sampah plastik. Demi keberlangsungan hidup, bagi generasi yang akan datang.

Bantal Kreasi Asal Yogyakarta Yang Mendunia, Tembus Pasar Amerika dan Eropa

Fasilitator dari Omah Guyub, Andi Amrullah mengatakan kegiatan workshop tentang sampah yang menghadirkan Sandra dan Adriana sebenarnya dilakukan secara spontan. Menurut dia, kedua bule asal Jerman dan Kolombia itu sangat mencintai lingkungan sehat.

Sehingga isu utama yang dibahas dalam workshop siang ini mengenai sampah dan bagaimana solusinya. Apalagi, kata dia, sampah merupakan problem serius bagi masyarakat. Namun seringkali dilupakan.

"Hari ini kita diskusi bagaimana upaya menyadarkan masyarakat tentang sampah. Terutama plastik," ujar dia. (Tribunjogja I Ahmad Syarifudin)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved