Pendidikan

HMTA UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Bertajuk Era Baru Dunia Pertambangan Indonesia

Koordinator Prodi Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta, Wawong Dwi Ratminah mengatakan, era baru dalam tambang ini bahwa seluruhnya berbasis lin

HMTA UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Bertajuk Era Baru Dunia Pertambangan Indonesia
istimewa
Penandatanganan kerjasama antara UPN Veteran Yogyakarta, PT Micromine Indonesia dan Ikatan Alumni Tambang (IKATA). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seminar Nasional bertajuk 'Era Baru Dunia Pertambangan Indonesia' menjadi acara penutup dalam rangkaian Youth Mining Camp Competition 2019 yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Sabtu (4/5/2019).

Seminar nasional yang berlangsung di Hotel Merapi Merbabu ini membahas mengenai tambang dalam revolusi industri 4.0 dengan menghadirkan lima pembicara.

Kelima pembicara tersebut yakni Daryatmo Mardiyanto, (Anggota Komisi VII DPR RI), Bambang Gatot Ariyono (Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM RI),  Budi Gunadi Sadikin, (Direktur Utama PT Inalum), Tony Wenas (Presiden Direktur dan CEO PT Freeport Indonesia),  Priyadi Sutarso (Direktur Adaro Metcoal Compenies).

Edukasi Cinta Lingkungan, Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Ajak Siswa TK Belajar Menanam

Koordinator Prodi Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta, Wawong Dwi Ratminah mengatakan, era baru dalam tambang ini bahwa seluruhnya berbasis lingkungan.

Ia mengatakan peraturan sudah mencanangkan penambangan yang baik dan benar tidak akan menimbulkan pencemaran.

"Selain teknis, mahasiswa juga kita berikan peraturan-peraturan kalau kerja tidak berdasarkan peraturan itu akan berbahaya terhadap lingkungan," ujarnya.

Mahasiswa Pertambangan Uji Ilmu di Desa Wisata Tinalah

Kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung secara rutin, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai ilmu pertambahan serta dapat meningkatkan silaturahmi dengan Prodi Teknik Pertambangan yang ada di seluruh Indonesia. 

Memasuki era baru ini, kata dia, mahasiswa tambang juga dituntut untuk mengenal dan menguasai software.

"Jadi mahasiswa kita ajarkan beberapa software dan ada simulasi untuk mempelajari software tambang. Sehingga mahasiswa kalau keluar itu sudah paham dengan software tambang seperti software perencanaan tambang, software peledakan dan software hidro tambang," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved