Kota Yogyakarta

Wali Kota Yogyakarta Keluarkan SE untuk Tempat Hiburan Selama Ramadan

Tahun lalu, lanjutnya, pihaknya membagi beberapa tim untuk melakukan pemantauan yang dimulai pukul 10.00 dan menyisir seluruh kota.

Wali Kota Yogyakarta Keluarkan SE untuk Tempat Hiburan Selama Ramadan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Walikota Yogyakarta mengeluarkan surat edaran terkait ketentuan penyelenggaraan usaha hiburan dan rekreasi selama Ramadan dan Idul Fitri 1440H di Kota Yogyakarta.

Kabid Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif  Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Edi Sugiarto menjelaskan bahwa di Kota Yogyakarta terdapat 23 jasa hiburan dan rekreasi, 2 bioskop, 29 spa, dan 302 jasa kuliner.

"Bagi seluruh usaha hiburan dan rekreasi jenis usaha hiburan malam yakni kelab malam, diskotik, dan pub, lalu jenis isaha impresariat atau promotor atau event organizer, usaha panti pijat, usaha arena permainan, serta usaha jasa makanan dan minuman wajib memenuhi beberapa ketentuan," sebutnya, ketika jumpa pers di Finas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Jumat (3/5/2019).

Wakil Wali Kota Yogya Minta Pekerja Bersiap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Ketentuan tersebut, lanjutnya, yakni tidak mengganggu kekhusyukan bagi yang menjalankan ibadah keagamaan.

Tidak melakukan pesta, pentas, dan atraksi yang menjurus pada pornografi dan pornoaksi misalkan mengeksploitasi tubuh, berpakaian transparan, ketat, minim, dan sejenisnya.

"Tidak menyediakan minuman keras. Menjaga ketertiban, keamanan, ketentraman dalam menyelenggarakan usahanya," terang Edi.

Ia menambahkan, bahwa selama Ramadan pemilik usaha diminta menutup usahanya yang berupa arena permainan ketangkasan, diskotik, panti pijak jenis shiatsu, serta karaoke dengan ruangan VIP hingga dua haru setelah Idul Fitri.

Wali Kota Yogya Pantau UNBK SMP Hari Pertama

"Memberlakukan jam buka-tutup pukul 22.00 hingga 01.00 untuk jenis usaha karaoke dengan ruangan terbuka," ucapnya.

Penyelenggara pertunjukan atau event oleh pengusaha impresariat/promotor/event organizer agar bernuansa religius mendukung syiar Islam dan apabila malam hari dilaksanakan setelah pukul 22.00 dan berakhir selambat-lambatnya pukul 01.00.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved