Pemilu 2019

Gerindra Kota Magelang Ajukan Keberatan dan Meminta PSU di Dua TPS

Ketua Bawaslu Kota Magelang, Endang Sri Rahayu, mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Partai Gerindra dan akan menindaklanjuti laporan terseb

Gerindra Kota Magelang Ajukan Keberatan dan Meminta PSU di Dua TPS
istimewa
Saksi dari Partai Gerindra Kota Magelang mengajukan keberatan kepada komisioner KPU Kota Magelang saat rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 di tingkat Kota Magelang, di Hotel Atria, Kota Magelang, Rabu (1/5/2019) kemarin. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Partai Gerindra Kota Magelang mengajukan keberatan dan meminta KPU Kota Magelang untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk dua TPS yakni TPS 12 dan 13 di dapil 3 Kecamatan Magelang Utara.

Merela melaporkan ada surat suara tertukar di TPS tersebut.

"Kami menemukan di TPS 12 dan 13 Dapil 3 Kecamatan Magelang Utara terjadi kejadian khusus berupa adanya surat suara dari Dapil lain, tetapi kejadian itu tidak dicatat pada formulir C2 atau catatan kejadian khusus yang kosong. Kami menduga ada pelanggaran," ujar Kuasa hukum DPC Partai Gerindra Kota Magelang, Wasit Wibowo, Jumat (3/5/2019).

Di Kantor DPP Gerindra Ternyata Tak Ada Penghitungan Real Count

Temuan ini didapatkannya saat pelaksanaan rapat pleno tingkat PPK Kecamatan Magelang Utara, Kamis (25/4/2019).

Surat suara dari Dapil lain di Dapil 3 Utara telah tercoblos dan terhitung saat rapat pleno tingkat PPK Kecamatan Magelang Utara. Surat suara ini berjumlah sekitar 10 surat dari dua TPS.

Atas dugaan pelanggaran ini, pihak partai Gerindra merasa rugi.

Pihaknya pun mengajukan keberatan kepada KPU Kota Magelang, bahkan meminta mengajukan pemungutan suara ulang di dua TPS tersebut.

Pihak Gerindra juga mengirimkan laporan ke Bawaslu pada Senin (29/4/2019) dan mengirimkan surat kepada KPU pada Selasa (30/4/2019) atau H-1 rapat pleno terbuka rekapitulasi.

Uang Rp1 M dalam Innova Disebut untuk Honor Saksi, DPC Gerindra Heran Kok Malah Diamankan

“Kami sudah ajukan keberatan dan mengirimkan laporan ke KPU dan Bawaslu. Seharusnya kejadian khusus tercatat di formulir C2. Kami pun berhak mengajukan keberatan, bahkan berhak mengajukan PSU,” tutur Wasit.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved