Kota Yogya

Dinsos Kota Yogya Akan Susun Penilaian Kecamatan Inklusi

Sejak diinisiasi pada 2016 silam, hingga tahun 2018 sekitar delapan kecamatan di Kota Yogyakarta telah menjadi Kecamatan Inklusi.

Dinsos Kota Yogya Akan Susun Penilaian Kecamatan Inklusi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUN JOGJA.COM, YOGYA - Dinas Sosial Kota Yogyakarta terus mengembangkan kecamatan inklusi.

Sejak diinisiasi pada 2016 silam, hingga tahun 2018 sekitar delapan kecamatan di Kota Yogyakarta telah menjadi Kecamatan Inklusi.

Kepala Bidang Advokasi dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Yogyakarta, Ch Tri Maryatun mengatakan pengembangan kecamatan Inklusi bertujuan untuk menyiapkan Kota Yogyakarta menjadi kota Inklusi.

Hijab Tak Boleh Jadi Halangan Berprestasi

Ia menilai untuk mengembangkan kota inklusi perlu penguatan di tingkat bawah, sehingga penting untuk mengembangkan kecamatan inklusi.

Pihaknya menargetkan pada tahun 2021,14 kecamatan di Kota Yogyakarta telah menjadi kecamatan inklusi.

"Kalau kota inklusi mungkin sudah banyak, tetapi kalau kecamatan inklusi, mungkin hanya Kota Yogyakarta. Karena untuk mengembangkan menuju kota inklusi, harus kuat dulu dari tingkat bawahnya, sehingga inklusi tidak hanya di permukaan saja," katanya Selasa (30/4/2019).

Untuk semakin menguatkan kecamatan inklusi, pihaknya pun berencana untuk membuat kriteria penilaian.

Menurutnya dengan penilaian tersebut diharapkan kecamatan bisa mempertahankan gelarnya.

"Itu masih wacana kami, kalau sudah semua kecamatan menjadi kecamatan inklusi. Kalau semua sudah Inklusi, bukan tidak mungkin dilakukan penilaian. Tentu untuk melakukan penilaian itu, perlu dibuat dulu standar-standarnya," jelasnya.

Ia menambahkan untuk penilaian inklusi sudah ada standar khsusus yang ditetapkan, seperti ketersediaan fasilitas, data, dan lain-lain.

"Sudah ada kok kriterianya, tetapi kan untuk membuat penilaian perlu disesuaikan dengan keadaan di Kota Yogyakarta. Nanti arahnya kita kesitu," tambahnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved