Internasional

Satu Pengunjuk Rasa Tewas Ditembak di Kepala Saat Bentrok Dengan Pasukan Bersenjata di Venezuela

Satu Pengunjuk Rasa Tewas Ditembak di Kepala Saat Bentrok Dengan Pasukan Bersenjata di Venezuela

Satu Pengunjuk Rasa Tewas Ditembak di Kepala Saat Bentrok Dengan Pasukan Bersenjata di Venezuela
AFP/CRISTIAN HERNANDEZ)(CRISTIAN HERNANDEZ
Bentrokan terjadi pada Hari Buruh atau May Day di Caracas, Venezuela, Rabu (1/5/2019).

TRIBUNJOGJA.COM - Aksi unjukrasa yang dilakukan oleh oposisi di Venezuela memakan korban jiwa.

Seorang perempuan ditembak mati dan puluhan orang lainnya terluka dalam bentrokan antara pendukung oposisi dan pasukan bersenjata pada Hari Buruh di Caracas, Venezuela, Rabu (1/5/2019).

Korban tewas diidentifikasi sebagai Jurubith Rausseo, usia 27 tahun, yang meninggal dunia di sebuah klinik setelah terkena tembakan pada kepalanya.

Korban Diminta Tanggalkan Baju Saat Video Call Sambil Direkam Diam-diam, Ujungnya Jadi Begini

Diwartakan kantor berita AFP, lembaga non-pemerintah Observatorium untuk Konflik Sosial Venezuela menyatakan sebanyak 27 orang juga mengalami cedera akibat bentrokan.

Pasukan menembakkan gas air mata kepada pengunjuk rasa yang melemparkan batu.

Pendiri Blackwater Usul Rekrut 5.000 Serdadu Bayaran untuk Gulingkan Maduro

Para demonstran berupaya untuk memblokir jalan raya yang berada di dekat pangkalan udara.

Satu jurnalis luka-luka ketika tentara menembakkan peluru karet pada sekelompok reporter yang sedang meliput.

Seorang remaja bernama Miguel Ramirez telah ditembak pada bagian kakinya ketika ikut aksi protes di jalan raya dekat pangkalan udara La Carlota.

"Saya tidak berhasil kabur dan bersembunyi," katanya.

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mendesak pendukungnya di Caracas untuk terus berada di jalan sambil menggelar unjuk rasa Hari Buruh.

Menguak Blackwater, Penyedia Tentara Bayaran yang Menjadi Raksasa Bisnis Perang

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved