Jawa

Produk Kerajinan Kupu-kupu dari Daun Milik Warga Magelang Tembus Pasar Internasional

Daun Sutra Soka yang biasa menjadi limbah organik atau pakan ternak disulap menjadi hiasan dekoratif yang unik.

Produk Kerajinan Kupu-kupu dari Daun Milik Warga Magelang Tembus Pasar Internasional
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Firman Adi Nurrachman, dengan produk usaha kerajinan kupu-kupu daun batik Go-Dong Handycraft dari Dracik Pulo RT07/RW01 Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (30/4/2019) di Magelang Fair 2019 di Alun-alun Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Siapa sangka daun yang kurang termanfaatkan, bisa dikreasikan menjadi produk kerajinan hiasan kupu-kupu nan cantik yang bernilai ekonomi tinggi.

Kerajinan hiasan kupu-kupu dari daun ini bahkan tak hanya diminati di Indonesia saja, tetapi juga merambah ke pasar internasional.

Seperti yang dikaryakan oleh Firman Adi Nurrachman, melalui usaha kerajinan kupu-kupu daun batik Go-Dong Handycraft dari Dracik Pulo RT07/RW01 Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah.

Sewindu Tribun Jogja, Bertekad Jadi Media Rujukan dalam Era Revolusi Industri 4.0

Firman mengkreasikan daun Sutra Soka, yang biasa menjadi limbah organik atau pakan ternak, menjadi hiasan dekoratif yang unik, dari mulai kupu-kupu warna-warni, sampai hiasan kupu-kupu bermotif batik.

Proses pembuatannya cukup mudah.

Daun yang digunakan adalah Daun Sutra Soka.

Selama satu bulan, daun tersebut direndam di dalam air untuk menghilangkan zat hijau daun atau klorofil yang ada di permukaan daun.

Setelah direndam, daun diangkat dan disikat secara halus hingga tersisa kulit dan tulang daun yang berwarna putih.

Untuk memutihkan digunakan cairan tawas.

Halaman
1234
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved