Kisah Gelap Blackwater

Pendiri Blackwater Usul Rekrut 5.000 Serdadu Bayaran untuk Gulingkan Maduro

Bos perusahaan kontraktor keamanan, Erik Prince, mengusulkan perekrutan 5.000 serdadu bayaran dalam upaya menggulingkan Presiden Venezuela

Pendiri Blackwater Usul Rekrut 5.000 Serdadu Bayaran untuk Gulingkan Maduro
IST
Erik Prince Pendiri Blackwater 

Pendiri Blackwater Usul Rekrut 5.000 Serdadu Bayaran untuk Gulingkan Maduro

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Bos perusahaan kontraktor keamanan, Erik Prince, mengusulkan perekrutan 5.000 serdadu bayaran dalam upaya menggulingkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Erik Prince ini bukan tokoh sembarangan. Ia adalah pendiri Blackwater, kontraktor keamanan sangat terkenal yang direkrut Pentagon dan diterjunkan di perang Irak dan Afghanistan.

Blackwater memiliki kemampuan luar biasa, baik personil, persenjataan hingga armada darat dan udara. Namun Erik Prince membubarkan Blackwater, setelah terlibat skandal perang kotor di Irak.

Oposisi Pimpin Kudeta, Militer Venezuela Nyatakan Tetap di Belakang Presiden Maduro

Krisis Venezuela ke Level Gawat, Ada Kelompok Tentara Bergerak

Terungkap, Forum Diskusi Rahasia Dorong Intervensi Militer ke Venezuela

Ia kini memimpin Academi, perusahaan sejenis yang mendapatkan kontrak-kontrak pengamanan swasta di berbagai penjuru dunia.

Usul Erik Prince dituangkan di atas proposal, dan konon diajukan ke Pentagon lewat pejabat penting di sekitar Presiden Donald Trump, seperti Elliott Abrams.

Abrams juga bukan tokoh sembarangan. Ia bertahun lalu terlibat skandal Iran-Contra, yang membuka aib operasi rahasia AS mempersenjatai pemberontakan di Nikaragua.

Dikutip dari ZeroHedge.com dan MintpressNews.com, Jumat (1/4/2019), Erik Prince ini masih terhitung saudara Menteri Pendidikan AS, Betsy DeVos.

Krisis Politik : Aliran Listrik Venezuela Mati Total, Lumpuhkan Aktivitas di Seantero Negeri

Konflik Venezuela vs Kolombia, Maduro Tuduh Kolombia Organisir Geng untuk Serang Negaranya

Bekas tentara elite AS itu kini mengoperasikan perusahaannya di Hongkong lewat Frontier Services Group (FSG).

Dilansir Reuters, Prince berusaha meyakinkan proposalnya, dan ingin membantu merekrut 5.000 tentara bayaran dari mana saja untuk diterjunkan ke Venezuela.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved