Yogyakarta

PT AMI Siap Berpartisipasi Jadi Angkutan Bandara YIA

Peran serta untuk menyediakan layanan transportasi ini didasarkan pada perhitungan bisnis dan sebagai alternatif jika bandara sudah beroperasional.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Singgih Wahyu N
Kondisi perkembangan pembangunan bandara YIA di Kulon Progo hingga Selasa (23/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direksi PT Anindya Mitra Internasional (AMI) menyatakan siap untuk berperan serta dalam penyediaan moda transportasi darat untuk angkutan menuju bandara internasional Yogyakarta.

Pihan pengelola bus Trans Jogja ini juga akan menghitung rencana bisnis untuk angkutan menuju bandara.

“Target kami paling tidak tahun 2019 sudah mencoba untuk bisa berperan serta dan menjajaki angkutan bandara meski jumlahnya terbatas,” kata Direktur PT AMI Dyah Puspitasari pada Tribunjogja.com, Rabu (1/5/2019).

Sejumlah Landmark Dunia Tersaji di Merapi Park Sleman

Dyah menjelaskan, peran serta untuk menyediakan layanan transportasi ini juga didasarkan pada perhitungan bisnis dan sebagai alternatif jika bandara sudah beroperasional.

Pihaknya pun akan melakukan kajian berikut rencana bisnisnya.

“Kalau bandara sudah operasional kami akan hitung-hitungan dulu yang memungkinkan. Plan A dan B harus kami siapkan,” jelasnya.

Meski demikian, kendala dalam partisipasi ini adalah bus Trans Jogja terkendala pada aglomerasi atau terbatas sebagai moda transportasi antar kota.

Alternatif yang paling memungkinkan adalah menggunakan nama lain selain Trans Jogja atau bekerjasama dengan pihak swasta.

Operator Trans Jogja Segarkan Tampilan Bus

“Mau pakai Trans Jogja masalahnya busnya adalah khusus perkotaan dan masalahnya itu. Artinya, memang harus pakai nama lain atau kerjasama dengan pihak swasta. Masalahnya kami terbatasi oleh aglomerasi, perkotaan cuma sampai Gamping,” jelasnya.

Namun, jika dari Pemkab di masing-masing wilayah mau untuk memberi subsidi dan bekerja sama, maka bisa menggunakan bus nama lain.

Misalnya, bus Trans Bantul atau Trans Kulonprogo. Hal ini jauh akan lebih efektif.

Dia pun menyebut bus Trans jogja memiliki pengalaman cukup bagus, tempat untuk armada sudah mumpuni, dan kekuatan armada sebanyak 128 pun sudah dikemas dengan profesional.

Pihaknya pun akan menimbang dan mengkaji efektivitas partisipasi ini. 

Dibantu BPD DIY, PT Jogja Tugu Trans Remajakan Enam Bus Trans Jogja

Disinggung kebutuhan moda transportasi menuju bandara, pihaknya harus melakukan estimasi jumlah moda yang dibutuhkan. 

Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat informasi kebutuhan moda transportasi ini dari Pemda DIY.

“Ini kami inisiatif saja (untuk berpartisipasi menyiapkan angkutan bandara,” urainya.

Pemikiran lainnya yang tengah dikaji perusahaan berplat merah ini adalah bisa menyasar angkutan publik atau privat.

Menurut Dyah, hal ini menyesuaikan kebutuhan moda transportasi di bandara akan seperti apa.(TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved