Pasca-Pemilu 2019, KPU Sleman Optimis Pendaftar KPPS Tetap Ada untuk Pilkada 2020

Menurut Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi, Pilkada Kabupaten Sleman sedianya akan dilaksanakan pada 2020.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Setelah pelaksanaan Pemilu Serentak pada 17 April 2019 lalu, KPU Sleman akan kembali bersiap untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menurut Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi, Pilkada Kabupaten Sleman sedianya akan dilaksanakan pada 2020.

"Seperti biasa kami akan membuka pendaftaran bagi yang ingin menjadi KPPS," kata Trapsi di Kantor KPU Sleman, Rabu (01/04/2019).

Meski pelaksanaan Pemilu Serentak mengalami sejumlah permasalahan, Trapsi optimis peminat KPPS tetap ada untuk Pilkada tahun depan. Sebab menurutnya, proses Pilkada berbeda dengan Pemilu.

Seperti diketahui sebelumnya, data KPU Sleman menunjukkan 17 petugas KPPS mengalami kejadian. 13 di antaranya mengalami sakit, kelelahan, hingga kecelakaan. Sementara 4 lainnya meninggal dunia.

"Kami akui pelaksanaan Pemilu Serentak memang rumit dan dirasakan sangat berat, terutama mereka yang di tingkat bawah seperti KPPS," ujar Trapsi.

Berbeda dengan Pemilu Serentak yang harus menangani 5 jenis surat suara, pada Pilkada nanti hanya akan ada satu surat suara. Baik pemilih dan petugas KPPS pun lebih dimudahkan secara prosesnya.

"Tingkat kesulitannya berbeda, jadi kami tetap optimis pendaftar KPPS untuk Pilkada tetap ada yang berminat," kata Trapsi. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved