Sleman

Data KPU Sleman : 4 Anggota KPPS Meninggal dan 11 Petugas KPPS Sakit

Sebelum adanya santunan yang ditetapkan oleh Kementarian Keuangan, sejumlah KPPS di Sleman, telah berinisiatif melakukan aksi solidaritas.

Data KPU Sleman : 4 Anggota KPPS Meninggal dan 11 Petugas KPPS Sakit
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Komisioner KPU Sleman Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Indah Sri Wulandari 

TRIBUNJOGJA.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan santunan untuk anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan sakit.

Atas penetapan ini, maka KPPS akan mendapatkan santunan sesuai sakit yang dideritanya,mulai dari luka ringan, luka berat,cacat permanen hingga meninggal.

Terkait santunan tersebut, Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman, Indah Sri Wulandari, mengatakan pihaknya masih menunggu informasi realisasi dari pusat.

Sejumlah Landmark Dunia Tersaji di Merapi Park Sleman

"Kami belum mendapatkan informasi tentang mekanisme pencairan santunan tersebut," jelasnya pada Tribunjogja.com.

Namun demikian, dari pantauanya sejauh ini, terdapat empat orang KPPS meninggal di Sleman, selain itu terdapat 11 orang yang sakit.

Sebelum adanya santunan yang ditetapkan oleh Kementarian Keuangan, sejumlah KPPS di Kabupaten Sleman, telah berinisiatif melakukan aksi solidaritas bagi rekan-rekan kerja mereka yang tertimpa musibah.

Mereka menyisihkan sebagian honor yang telah mereka terima.

Wagiman selaku Ketua KPPS 16 Desa Condongcatur, Kecamatan Depok memaparkan kegiatan aksi solidaritas itu bersifat sukarela dan tidak mengikat.

KPU Sleman Sudah Ajukan Laporan ke KPU RI Terkait Santunan Bagi KPPS

Aksi ini tercetus setelah mereka mendengar ada anggota KPPS Desa Condongcatur yang mengalami musibah kecelakaan lalulintas saat bertugas mengantarkan kotak surat suara ke Kecamatan Depok.

"Ada anggota kami waktu mengantar kotak suara ke Kecamatan Depok mengalami kecelakaan karena menabrak tiang telepon, satu orang linmas atas nama Puryanto harus menjalani operasi karena jempol tangan kiri cidera," katanya.

Kejadian itu bermula setelah selesai perhitungan suara di tingkat TPS pada sekitar pukul 2 dini hari pada 18 april, anggota KPPS TPS 16 mengantarkan kotak suara ke Kecamatan Depok.

Di perjalanan, karena kemungkinan kelelahan dan mengantuk kemudian mobil menabrak tiang listrik di sekitar Kelurahan Concat.

Ketiganya mendapat perawatan di rumah sakit.(*)

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved