Kriminalitas

Curi Jalak Uren, Pemuda Asal Danurejan Ditahan 7 Hari

Seorang warga Danurejan terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi selama tujuh hari karena mencuri burung.

Curi Jalak Uren, Pemuda Asal Danurejan Ditahan 7 Hari
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang warga Danurejan terpaksa harus meringkuk di balik jeruji besi selama tujuh hari karena mencuri burung.

R (24) melakukan pencurian di daerah Tahunan, Umbulharjo pada Senin (29/4/2019) dini hari.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo mengatakan, saat itupelaku datang ke sebuah rumah dengan memarkirkan kendaraannya.

Sejumlah Landmark Dunia Tersaji di Merapi Park Sleman

Gerak-geriknya sedikit mencurigakan, sehingga mengundang perhatian seorang petugas keamanan di komplek rumah tersebut.

Meski mencurigai pelaku, Wisnu tak lantas menghampiri.

Saksi melihat dari kejauhan.

Saat itu pelaku tengah mengambil masuk ke rumah seorang warga dan mengambil burung jenis Jalak Uren.

"Kejadian sekitar pukul 00.15. Pelaku datang kemudian memarkirkan kendarannya di depan sebuah rumah. Saat itu pelaku tidak menyadari kalau ada yang mengawasi. Jadi setelah merasa aman, pelaku langsung mengambil burung," katanya, Selasa (30/4/2019).

Polsek Wirobrajan Ringkus Pencuri Spesialis ATM

"Setelah pelaku mengambil burung, saksi yang berjaga di pos kemudian memberhentikan pelaku. Untuk memastikan kepemilikan burung, saksi menghubungi korban, ternyata memang milik korban. Lalu kemudian menghubungi kami," sambungnya.

Menurut pengakuan pelaku, burung curian tersebut rencananya akan dijual.

Harga burung jenis Jalak Uren sekitar Rp 400.000an di pasaran.

Namun keinginan tersebut harus kandas, karena pelaku harus menghadap hakim.

"Ya mau dijual juga, tetapi kan sebelum ditangkap sudah diamankan dulu. Pelaku kemudian kena Tipiring, hukuman penjara tujuh hari. Menurut pengakuan dia baru sekali melakukan, sehingga belum pernah ditahan," tambahnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved