Pendidikan

Mahasiswa Dilatih untuk Kembangkan Ide Startup Lewat Technopreneur Talk #2

Student Entrepreneurship & Business Incubator (SEBI) UMY gelar design thinking workshop bertajuk Technopreneur Talk #2.

istimewa
Sejumlah mahasiswa saat mengikuti workshop bertajuk Technopreneur Talk #2, Design Thinking: Strategy to Develop Your Idea. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jumlah pelaku startup di Indonesia kini sudah melebihi angka seribu berdasarkan data yang diberikan oleh Kemenristekdikti.

Berbagai startup asal Indonesia yang bergerak dalam beragam bidang tersebut bahkan menjadi jumlah terbanyak di wilayah ASEAN dan menduduki peringkat lima terbanyak di dunia.

Namun demikian jumlah keseluruhan dari pelaku usaha industri tersebut masih kurang jika dibandingkan dengan negara maju lainnya.

Sewindu Tribun Jogja, Bertekad Jadi Media Rujukan dalam Era Revolusi Industri 4.0

Untuk mendorong pertumbuhan usaha industri, Student Entrepreneurship & Business Incubator (SEBI) UMY bersama dengan Tebar Bisa Foundation (TBF), Perhumas Muda Yogyakarta, Fordigma (Forum Digital Marketing), dan Login Indonesia melaksanakan design thinking workshop bertajuk Technopreneur Talk #2, Design Thinking: Strategy to Develop Your Idea.

Ketua LPKA (Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni) UMY, Faris Al-Fadhat mengatakan, pemerintah Indonesia saat ini memiliki fokus untuk mendorong pertumbuhan usaha industri.

“Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan aktivitas perekonomian di Indonesia. Selain itu, juga sebagai optimalisasi potensi yang dimiliki mulai dari pasar yang besar dan juga SDM yang sangat capable untuk memberikan inovasi dan sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Selasa (30/4/2019).

Narasumber dalam kegiatan ini, Sebastian Alexander Dharmawangsa selaku Manager 1000 Startup UGM menyampaikan, tahapan awal yang perlu dilakukan dalam mendirikan sebuah usaha industi adalah menentukan ide.

Ikuti Pelatihan Rajut, Ekowati Ingin Tunjukkan Ibu Rumah Tangga Bisa Punya Usaha

“Secara statistik ada 98 persen produk yang gagal ketika diluncurkan ke pasar, umumnya karena ide yang mereka miliki ternyata tidak diterima dengan baik oleh pasar,” ujarnya.

Ide untuk sebuah produk dalam usaha industri perlu dibentuk dengan matang.

Untuk menghasilkan ide, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah Design Thinking, ini adalah bentuk brainstorming dengan sistem yang memastikan setiap pihak di dalamnya dapat menghasilkan sebuah ide.

"Hasil akhir dari sistem ini adalah sebuah ide final yang dapat mengkorporasikan setiap pendapat dari seluruh pihak yang terlibat,” jelasnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved