Agenda Jogja Hari Ini

3500 Peserta Akan nJATHIL dalam Dies Natalis UNY ke 55

Sebanyak 3500 peserta akan menari Jathilan dalam Festival UNY nJATHIL #1 yang diselenggarakan pada Kamis, 2 Mei 2019 pukul 07.30 mendatang.

3500 Peserta Akan nJATHIL dalam Dies Natalis UNY ke 55
TRIBUNJOGJA.COM / Tantowi Alwi
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 3500 peserta akan menari Jathilan dalam Festival UNY nJATHIL #1 yang diselenggarakan pada Kamis, 2 Mei 2019 pukul 07.30 mendatang.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, festival yang diselenggarakan dalam memperingati Dies Natalis UNY ke 55 ini nantinya akan dilaksanakan di lapangan HOKI FIK UNY dan akan dicatat di rekor MURI dengan kategori Menari Jathilan di kampus dalam rangkaian upacara HARDIKNAS dengan jumlah 3.500 peserta.

Kuswarsantyo yang dikenal sebagai Doktor Jathilan UNY sekaligus Ketua Panitia mengungkapkan, selain akan memecahkan rekor MURI, Festival nJATHIL #1 ini juga merupakan pertama kali Upacara HARDIKNAS menggunakan busana (kostum) jathilan.

Sewindu Tribun Jogja, Bertekad Jadi Media Rujukan dalam Era Revolusi Industri 4.0

Dia menerangkan jika Seni Jathilan atau Kuda Kepang sendiri bagi sebagian besar masyarakat di Jawa dan DIY khususnya, dikenal sebagai pertunjukan yang merakyat, karena sifatnya menghibur dengan disertai atraksi ndadi (intrance), namun juga terdapat aspek koreografi.

"Esensi dari jathilan sebenarnya bukan hanya ndadi, tetapi aspek koreografi atau penataan tari dengan desain kostum dan iringan yang bervariasi. Tema cerita pun sangat bervariasi, tergantung kebutuhan untuk acara apa jathilan itu dipentaskan," ungkapnya.

Menurutnya, dalam Festival nJathil #1, nJATHIL dimaknai sebagai simbol tekat untuk “ndadi dalam bidang akademik” yakni totalitas baik dalam pengabdian mayarakat, memajukan Lembaga UNY dan bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

Kuswarsantyo mengatakan, UNY sangat mengapresiasi kesenian tradisional kerakyatan jathilan khas DIY yang juga telah mendapatkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kemendikbud RI.

FIP UNY Belajar Menulis Bersama Tribun Jogja

Untuk peserta sendiri sangatlah bervariasi, mulai dari Rektor dan jajaran pimpinan di UNY, Senat Universitas dan Fakultas, Dekanat, Lembaga dan Unit, Pasca Sarjana, hingga ke tingkat Prodi, ORMAWA, karyawan, Dharma Wanita, Majelis Guru Besar UNY maupun organisasi kesenian dan pelajar mahasiswa se DIY - Jateng.

Sementara itu, Rektor UNY Surisna Wibawa, mengatakan jika nuansa jathilan di Festival UNY nJathil akan berbeda dengan Festival Jathilan yang ada di masyarakat umum.

Menurutnya, Festival nJathil ini sendiri merupakan simbolisasi ungkapan keberpihakan Lembaga UNY kepada masyarakat.

"Kita (UNY) tidak akan merubah apa yang telah ada di masyarakat sebagai tradisi warisan leluhur yang harus tetap dijaga kelestariannya. Namun UNY akan memberikan bentuk lain dari Jathilan dengan tafsir berbeda. Insya Allah akan digelar tiap tahun ini, semoga bentuk dan pemaknaannya justru akan menambah khasanah jenis jathilan yang telah ada di DIY," katanya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved