Breaking News:

Pemilu 2019

Jogja Ganti Presiden Minta KPU Tidak Curang

Sebanyak 7 orang yang datang dari Jogjakarta Ganti Presiden (JGP) mendatangi Kantor KPU DIY

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Perwakilan JGP saat menyampaikan aspirasi di hadapan Komisioner KPU DIY, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 7 orang yang datang dari Jogjakarta Ganti Presiden (JGP) mendatangi Kantor KPU DIY, Senin (29/4/2019).

Ketua JGP M Dadang Iskandar menjelaskan bahwa maksud kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya dugaan kecurangan dalam rekapitulasi suara ke KPU DIY.

"Sekarang kecurangan menjadi hal viral. Kalau dibiarkan akan membuat rakyat marah," ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa sampai saat ini di Yogyakarta belum ditemukan bukti bahwa ada indikasi kecurangan. Meski demikian, ia meminta agar KPU tidak bermain curang.

Syukuran Warga Kapuk, Pendukung Jokowi dan Prabowo Biasa Ngopi Bareng

Ingin Seperti Prabowo Berbicara dengan Hewan? Begini Caranya, Menurut Animal Communicator

"Kami minta agar KPU DIY juga melakukan warning ke KPU RI agar tidak ada kesalahan berulang yang selama ini disebut sebagai human error. Sebenarnya itu human error atau human order," ujarnya.

Hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi Dadang, yakni Komisioner KPU DIY Ahmad Shidqi. Ia mengatakan bahwa pihaknya berterimakasih atas masukan yang disampaikan oleh JGP. Shidqi lantas menjelaskan bahwa proses rekapitulasi dilakukan secara terbuka.

"C1 rekap di tingkat kecamatan. Semua saksi dan masyarakat bisa lihat. Kalau ada masalah di sana (penghitungan suara), maka diselesaikan di sana" ucapnya.(tribunjogja I kurniatul hidayah)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved