Regional

Jadi Korban Penganiayaan, Caleg Perindo Buat Surat Terbuka Untuk Kapolda Jatim dan Presiden Jokowi

Jadi Korban Penganiayaan, Caleg Perindo Buat Surat Terbuka Untuk Kapolda Jatim dan Presiden Jokowi

Jadi Korban Penganiayaan, Caleg Perindo Buat Surat Terbuka Untuk Kapolda Jatim dan Presiden Jokowi
surya.co.id/mohamad romadoni
Rudy Wibowo Caleg Perindo bersama kuasa hukumnya, Vena Naftalia, menunjukkan beberapa dokumen foto sebagai barang bukti kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Peter Susilo sesama caleg partai Perindo. 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang caleg DPR RI dari Partai Perindo, Rudy Wibowo diduga menjadi korban penganiayaan koleganya yang juga caleg dari partai yang sama.

Atas kasus itu, Rudy pun melaporkan Peter Susilo ke kepolisian.

Namun sejak kasusnya dilimpahkan ke Polda Jatim, Rudy menilai kasusnya belum ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Hal itu akhirnya membuat Rudy menulis surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolda Jatim dan Presiden Jokowi beserta jajarannya.

Rudy menjelaskan adapun surat terbuka itu berisikan terkait laporan hukum pada Jumat 19 April 2019 di Polrestabes Surabaya yang saat ini sudah dilimpahkan ke pihak Polda Jatim tertanggal Minggu (20/4/2019).

Jadi Saksi di Pengadilan Tipikor, Imam Nahrawi Gugup, Sampai Kesulitan Jawab Pertanyaan Jaksa

Namun, sampai saat ini masih belum ada tindak lanjut dan pelimpahan dari Polrestabes terlapor atau Peter Susilo sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Semoga perkara saya segera ditindaklanjuti dan keadilan dapat ditegakkan dan fakta-fakta kejadian yang terjadi dapat diungkapkan tanpa ada yang ditutup-tutupi," ungkap Rudy di Surabaya, Senin (29/3/4/2019).

Dia berharap permasalahan ini tidak dikait-kaitkan dengan pemilu ataupun yang lainnya. Pihaknya hanya ingin penegakan keadilan dalam kasus ini.

"Tetapi fokus kepada person atau individu dan apa yang telah dilakukan karena telah sewenang-wenang atas nyawa seseoarang. Kedepannya semoga tidak ada lagi kejadian seperti yang saya alami dan setiap orang dapat menghargai akan pentingnya nyawa seseorang," ujarnya.

Sedang Kuasa hukum Rudy, Vena Naftalia, meminta agar kasus ini tidak disangkutpautkan dengan pemilu.

Presiden Jokowi Putuskan Ibu Kota Pindah ke Luar Jawa atau di Lokasi Alternatif Ini

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved