Gunungkidul

Seniman Lukis, Chandra Codot Hanya Ingin Diapresiasi

Mengucap selamat dan terimakasih dari para tokoh yang dijadikan objek karya bisa menjadi sentuhan spesial bagi si pembuat karya.

Seniman Lukis, Chandra Codot Hanya Ingin Diapresiasi
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Seniman Chandra Codot saat menunjukkan karya lukis sosok Bupati Gunungkidul, Badingah dalam media palet. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penghargaan tertinggi dari seorang seniman adalah apresiasi.

Bukan melulu tentang uang namun hal remeh seperti mengucap selamat dan terimakasih dari para tokoh yang dijadikan objek karya bisa menjadi sentuhan spesial bagi si pembuat karya.

Enam Jajanan Kekinian di Jogja yang Wajib Dicoba

Hal itu lah yang ingin dirasakan oleh Chandra Codot.

Seniman lukis yang menggunakan media palet sebagai kanvasnya.

Beberapa tokoh pernah ia gambar satu di antaranya Bupati Gunungkidul, Badingah.

Alasan Chandra melukis sosok bupati perempuan ini karena memang menurutnya sosoknya yang mewakili rakyat Gunungkidul pada umumnya.

Pelari Kenya Terkesan Keramahan Masyarakat Indonesia

"Bukan seberapa mahal mau menghargai karya saya tapi asal mereka mau datang langsung dan mengapresiasi karya saya, gratis pun saya mau kasih," sebut Chandra kepada Tribunjogja.com, Sabtu (27/4/2019) malam.

Chandra menilai, apresiasi inilah yang dirasa menjadi poin penting dalam menghargai sebuah karya seni.

Selain itu, apresiasi ini juga menjadi motivasi bagi para bakat-bakat terpendam di daerah khususnya di Gunungkidul.

"Sebenarnya banyak potensi anak muda di Gunungkidul tapi sayangnya mereka justru banyak diapresiasi di luar daerah," tambahnya.

Jumlah Partisipasi Masyarakat pada PSU di Gunungkidul Menurun

Tak hanya Badingah, beberapa sosok lain yang pernah ia lukis adalah Gubernur sekaligus Raja Yogyakarta yakni Sri Sultan HB X hingga Presiden Joko Widodo.

Ia berharap apa yang pernah ia curahkan dalam media lukis ini mendapat perhatian dan diapresiasi oleh sosok tersebut.

Namun, tak egois, Chandra juga berharap perhatian ini juga dirasakan oleh seniman-seniman lain dengan cara dan bentuk perhatian dari pemerintah daerah.

Baik dengan kebijakan maupun dengan pengembangan potensi kerajinan dan kesenian. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved