Sport

Mandiri Jogja Marathon 2019 Turut Libatkan Masyarakat Sekitar Candi Prambanan

Dalam gelaran tahun ini, Mandiri turut mengandeng warga untuk berpartisipasi penuh menyambut para pelari.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Turut Libatkan Masyarakat Sekitar Candi Prambanan
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Pemberian apresiasi kepada warga desa yang turut berpartisipasi dalam event Akbar, Mandiri Jogja Marathon 2019, di Candi Prambanan pada Minggu (28/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Bukan hanya para peserta yang antusias mengikuti gelaran akbar Mandiri Jogja Marathon 2019, namun warga masyarakat sekitar Candi Prambanan yang desanya menjadi jalur Marathon turut andil penuh dalam menyukseskan kegiatan ini.

Memang berbeda dari even Mandiri Jogja Marathon sebelumnya, dalam gelaran tahun ini Mandiri turut mengandeng warga untuk berpartisipasi penuh menyambut para pelari.

Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Bank Mandiri menjelaskan jika di sepanjang rute, selain disuguhkan pemandangan alam Yogyakarta yang indah dengan area persawahan, para pelari juga disambut oleh berbagai atraksi masyarakat setempat, seperti tarian budaya tradisional.

Enam Jajanan Kekinian di Jogja yang Wajib Dicoba

"Di sini beda dengan Jakarta, orang orang tidak ada yang pakai klakson-klakson saat ada pelari. Memang ada yang beda dengan tahun lalu. Kita tahun ini melibatkan masyarakat. Kita minta untuk menyuguhkan kegiatan seni sambil menyemangati peserta. Nah, seni ini kita juga akan nilai untuk masing-masing desa, pemenang akan diberi sapi," ungkapnya.

Selain suguhan seni, untuk mendukung warga masyarakat memperhatikan lingkungannya, Bank Mandiri juga mengadakan lomba padat karya, dimana para pemenang juga diberi hadiah sapi.

"Kita ingin partisipasi warga. Ini even mereka juga, jadi mereka kita beri panggung dan kita minta untuk support-nya. Mereka sorak-sorai menyemangati. Kenapa sapi hadiahnya kita ingin mereka lebih produktif lagi," ungkapnya.

Dalam lomba padat karya, apresiasi diberikan kepada desa Wedomartani dan Umbulmartani.

Mandiri Jogja Marathon 2019 Ikut Promosikan Keindahan Alam dan Budaya Lokal

Untuk ragam budaya diberikan kepada desa Sukoharjo dan Tirtomartani.

Sedangkan untuk desa lainnya seperti Tamanmartani, Purwomartani, Selomartani, Widodomartani dan Maguwoharjo mendapatkan apresiasi dalam kategori hiburan.

"Bank Mandiri juga memberikan bantuan berupa pengaspalan jalan yang rusak sepanjang rute Marathon dan 450 lampu penerangan. Disini masyarakat juga bisa mengikuti aktivitas LinkAja Cashless Society. Perlu diketahui bahwa LinkAja memiliki keunggulan yang bisa digunakan untuk proses transaksi untuk publik servis, seperti bayar tol, listrik, bayar BPJS, kereta api, dan yang lainnya," katanya

Sementara itu, Rohmat Gunawan Sekretaris Desa Widomartani mengaku sangat gembira dengan adanya kegiatan mandiri kali.

Pelari Kenya Dominasi Juara di Mandiri Jogja Marathon 2019

Pasalnya banyak warganya yang saling gotong royong untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan di hari H.

"Kalau hadiah sapi nanti kita kembangbiakan di kandang kelompok ternak. Kita ada 4 Padukuhan. Kegiatan ini sangat baik karena melibatkan banyak penduduk. Apa yang mereka miliki mereka suguhkan dalam kegiatan ini," terangnya.

Sementara itu, Retno Waluyo, Kasi Kesejahteraan desa Sukoharjo yang desanya berhasil memenangkan kategori Ragam Budaya mengaku pihaknya menampilkan Bregodo, dimana Bregodo tersebut bukan hanya menyambut peserta, namun juga ikut lari dari awal sampai dengan akhir.

"Tiga jam mereka ikut Marathon. Kita tidak hanya menyambut, tapi memang ikut di belakang peserta. Antusias sangat senang warga masyarakat," ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved