Soccer Style

PSS Sleman Ditahan Imbang Badak Lampung FC Tanpa Gol, Seto Sebut Tak Ada Greget

Menampilkan kuartet ekspatriat asingnya sebagai starter, sejak awal laga PSS terlihat kesulitan dan minim koordinasi.

PSS Sleman Ditahan Imbang Badak Lampung FC Tanpa Gol, Seto Sebut Tak Ada Greget
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
PSS Sleman harus puas bermain imbang tanpa gol dari Badak Lampung FC pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/4/2019) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman harus puas bermain imbang tanpa gol dari Badak Lampung FC pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/4/2019) malam.

Menampilkan kuartet ekspatriat asingnya sebagai starter, sejak awal laga PSS terlihat kesulitan dan minim koordinasi.

Skema umpan pendek dengan tiga gelandang dan dua sayap menyokong Yevhen sebagai ujung tombak tak berjalan mulus diperagakan anak asuh Seto Nurdiantoro.

"Dari awal tidak ada greget, hal ini sudah terlihat sejak latihan juga. Saya rasa lebih ke psikis pemain, seperti ada masalah. Beda gregetnya dibanding saat Piala Presiden lalu," ujar pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, meski ia enggan menjabarkan secara detail masalah yang dialami anak asuhnya.

Sedangkan pelatih Badak Lampung FC, Jan Saragih menilai konsistensi anak asuhnya masih perlu ditingkatkan.

"Secara garis besar pada 20 menit pertama bagus, tapi perlu perbaiki cara bertahan dan menyerang sehingga dapat konsisten," ujar Jan Saragih.

Kendati tuan rumah unggul penguasaan bola, tuan rumah justru nyaris kebobolan di awal babak pertama andai tendangan bebas legiun asing Badak Lampung FC, Vidal pada menit ke-8 tak melebar tipis dari gawang.

Pada pertengahan babak pertama, PSS justru harus kehilangan dua legiun asingnya, Alfonso de la Cruz dan Batata, yang harus menepi lebih awal lantaran mengalami cedera.

Jelang babak pertama usai, Brian Ferreira nyaris membuka keunggulan bagi timnya. Sayang, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih melebar tipis dari gawang Badak Lampung FC yang dikawal Yoewanto Stya Beny.

Memasuki babak kedua, Seto melakukan rotasi guna menjajal kemampuan pemain yang tersisa di bench diantaranya Wahyu Sukarta, Julius Bate, Irkham Mila, dan penyerang senior Rudi Widodo.

Namun Super Elang Jawa masih saja kesulitan menciptakan peluang ke gawang Badak Lampung FC.

Bagaimana tidak, peluang emas Arsyad Yusgiantoro yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang menit ke-70 pun masih gagal dikonversi menjadi gol lantaran bola masih menyamping dari sisi kiri gawang.

Kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga tambahan waktu lima menit usai.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved