Seorang Dokter Memutilasi Pasangan Kencannya Setelah Tahu Korban Dulunya Ternyata Pria

Seorang dokter di Rusia terbukti telah membunuh dan memutilasi pasangan kencannya, seorang wanita transeksual

Seorang Dokter Memutilasi Pasangan Kencannya Setelah Tahu Korban Dulunya Ternyata Pria
Mail Online
Korban pembunuhan Nina Surgutskaya 

Kisahnya berawal pada 2005, Xi Xi bertemu dengan seorang pasien dengan keterbatasan biaya meminta perawatan medis padanya.

Karena kondisi tersebut, dokter ini terharu dan memutuskan untuk menyumbangkan uang kepada pasien itu.

Hingga akhirnya dalam 14 tahun terakhir dia melakukan kebohongan kepada pasien-pasien yang tidak memiliki biaya berobat.

Bagi pasien yang tidak memiliki dana, dia persilahkan untuk berobat kepadanya di rumah sakit tersebut.

Bahkan dia mengatakan, masalah biaya sudah ada yang menanggungnya, yaitu dari sebuah badan amal.

Padahal, dokter Xi Xi sendiri lah yang menyumbangkan uang itu kepada pasien tersebut.

Dia melakukan kebohongan tersebut karena khawatir, pasien akan menolak sumbangan yang diberikan olehnya.

Kemudian, secara diam-diam Xi Xi memasukan uang tersebut ke administrasi biaya rawat inap.

Sampai akhirnya pada tahun ini, pihak rumah sakit mengetahui bahwa dokter Xi Xi melakukan kebohongan tersebut, ternyata dia sendirilah yang memberikan sumbangan pada pasien.

Bukan dari badan amal.

Mereka justru bangga dengan apa yang dilakukan oleh Xi Xi bahkan, mereka juga tersentuh dengan tindakan yang dilakukannya.

Mengetahui hal itu, Wakil Kepala Rumah Sakit Kanker Jiangsu tersebut hanya mengatakan.

"Saya merasa senang dalam merawat pasien, dan tidak ada yang bisa menggantikannya dengan rasa bangga saya merawat mereka."

"Saya merasa senang dalam merawat pasien, dan tidak ada yang bisa menggantikannya dengan rasa bangga saya merawat mereka." (*)

Penulis: mon
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved