Kota Magelang

Pemkot Magelang Dorong Wirausaha dan Pelaku UMKM Melek Teknologi

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mendorong pengembangan wirausaha berbasis teknologi

Pemkot Magelang Dorong Wirausaha dan Pelaku UMKM Melek Teknologi
Istimewa
Sekda Kota Magelang Joko Budiyono membacakan sambutan Walikota Magelang SIgit Widyonindito dalam pembukaan seminar dan workshop Wirausaha Berbasis Teknologi di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mendorong pengembangan wirausaha berbasis teknologi. Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Magelang pun diberikan seminar dan workshop Wirausaha Berbasis Teknologi (Technopreneurship).

"Pelaku UMKM perlu memperoleh pencerahan mengenai kegiatan wirausaha berbasis teknologi. Sehingga dengan adanya invensi dan inovasi teknologi dalam berwirausaha mampu meningkatkan omset, laba serta perluasan jaringan usaha dari para pengusaha UMKM di Kota Magelang," ujar Walikota Magelang dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono saat seminar dan workshop Wirausaha Berbasis Teknologi di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu (24/4/2019).

Dikatakannya, Pemkot Magelang juga mengeluarkan program kredit murah dengan bunga tiga persen untuk masyarakat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui Perusahaan Daerah Badan Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Magelang.

Pemungutan Suara Ulang di Magelang Dilakukan Serentak Tanggal 27 April

Nilai bunga ini lebih murah dibanding dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai tujuh persen.

"Semua ini demi mendukung UMKM agar terus tumbuh dan berkembang. Program ini tidak lain untuk percepatan ekonomi akses daerah. Pemerintah Kota Magelang juga memberi kesempatan berupa kredit tanpa agunan," kata Joko.

Angka minimal kredit tanpa agunan tidak banyak, hanya sekitar Rp 2.500.000. Sedangkan kredit dengan agunan bisa mencapai Rp 25 juta. Program ini bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka di bidang permodalan.

"Sebab permodalan merupakan salah satu hal yang penting dalam suatu usaha. Anggaran yang dialokasikan untuk kredit tersebut sekitar Rp 3 milyar," tuturnya.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved