Pemilu 2019

Lilik Meninggal Dunia Kelelahan Usai Pemilu

Tercatat ada tiga anggota KPPS yang meninggal setelah pemungutan suara, dan ada tiga orang yang dirawat di rumah sakit karena kecelakaan di jalan.

Lilik Meninggal Dunia Kelelahan Usai Pemilu
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Arie H
Istri almarhum Lilik, Sih Sugiarti di rumah duka Sagan, Caturtunggal, Depok, Sleman. 

Ahmad Baehaqi pun enggan berkomentar lebih jauh terkait kejadian tersebut.

Selain tiga orang meninggal dunia, terdapat juga kecelakaan yang menimpa seorang linmas dan dua anggota KPPS.

Ketiga orang itu bertugas di TPS 16 Condongcatur.

"Setelah selesai perhitungan suara di tingkat TPS pada sekitar pukul 2 dini hari pada 18 april, anggota KPPS TPS 16 mengantarkan kotak suara ke kecamatan Depok. Di perjalanan, karena kemungkinan kelelahan dan mengantuk kemudian mobil menabrak tiang listrik di sektiar kelurahan concat. Ketiganya mendapat perawatan di rumah sakit," bebernya.

Ahmad menuturkan, setiap ada kejadian adanya pihak yang meninggal atau dirawat di rumah sakit, pihaknya langsung melakukan pendataan untuk dilaporkan ke KPU RI.

Disinggung apakah adanya santunan dari KPU, ia menjelaskan bahwa hal itu sepenuhnya wewenang dari KPU pusat.

Namun demikian, pihak KPPS yang dirawat ataupun meninggal sudah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

"Mereka sudah menyelesaikan tugasnya sebagai anggota maupun ketua KPPS. Kasus ini efek dari pekerjaan, kami sampaikan ke DIY, untuk diteruskan ke KPU RI," terangnya.

Ia pun membenarkan bahwa rangkaian pemilu ini sangat membutuhkan tenaga dan pikiran yang ekstra dari persiapan, pencoblosan, penghitungan suara, hingga pengisian formulir.

Dirinya juga mengimbau kepada setiap petugas yang saat ini masih bekerja untuk dapat terus menjaga kesehatannya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved